Share

BONDOWOSO – Jumlah kunjungan wisatawan saat libur natal dan tahun baru (Nataru), di sejumlah destinasi wisata di Bondowoso, diperkirakan mengalami peningkatan drastis. Oleh sebab itu, meski tidak melakukan persiapan khusus. Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) akan memperketat keamanan. Mengantisipasi adanya hal tidak diinginkan.

Hal tersebut dikatakan oleh Mulyadi, Kepala Disparbudpora Bondowoso, ketika dikonfirmasi, Selasa (13/12).

Menurutnya, menjelang nataru tidak ada persiapan khusus yang akan dilakukan. Karena sejumlah destinasi wisata yang ada, berjalan sesuai standar regulasi yang berlaku. Termasuk penerapan protokol kesehatan di masa pandemi, meski saat ini kasusnya sudah mulai melandai.

Meski begitu, Mulyadi mengaku akan melakukan penambahan pengamanan. Mengantisipasi adanya hal yang tidak terduga, terjadi pada wisatawan yang sedang berlibur. Hal ini akan melibatkan sejumlah pihak, mulai dari polisi pariwisata (Polpar), Satpol PP Pariwisata, serta Tim Reaksi Cepat Disparbudpora dan sejumlah instansi lainnya. “Mulai 24 Desember 2022, sampai 2 Januari 2023,” katanya.

Selain itu, dia juga memastikan tingkat kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara mengalami kenaikan. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, mengingat kondisi Covid-19 saat ini mulai melandai. Bahkan tidak tanggung-tanggung, kenaikannya diperkirakan mencapai 100 persen. “Tahun kemarin kami tutup total kan. Sekarang kita buka full,” tegasnya.

Baca Juga : Polres Bondowoso Bantu Evakuasi Korban Puting Beliung

Untuk terus meningkatkan jumlah kunjungan, Dia mengaku sudah melakukan melakukan berbagai perbaikan infrastruktur di tempat wisata. Seperti di Kawah Wurung, Bato So’on Solor, serta sejumlah destinasi wisata alam lainnya. “Semenjak penilaian Unesco Global Geopark itu, Alhamdulillah sudah ditindak lanjuti oleh Dinas BSBK (Bina Marga, Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi,red),” imbuhnya.

Diketahui, Bondowoso memang memiliki sejumlah destinasi wisata unggulan, baik alam maupun buatan. Salah satu yang menjadi jujuga utama adalah Kawah Ijen, Kawah Wurung, Batu So’on Solor, Arak-arak, Tancak Kembar, Kompleks Air Panas Blawan, Puncak Megasari, Hutan Pelangi dan lain sebagainya. Selain itu, ada pula desa wisata dengan potensinya masing-masing. Seperti Tirta Agung, Alas Sumur dan lain sebagainya. (abr)