Share

BONDOWOSO – Satlantas Polres Bondowoso bekerja sama dengan Dishub melaksanakan cek uji kelayakan bus di Terminal Bondowoso, Kamis (20/12). Uji kelaikan dilakukan dengan memeriksa kondisi ban, rem, hand rem, maupun kondisi mesin dari bus.

Kasatlantas Polres Bondowoso, AKP Yudiono, pada awak media menjelaskan, terkait dengan sopir bus, pihaknya mengingatkan agar sopir hanya boleh berkendara maksimal delapan jam. Maka jika hendak berkendara jarak jauh, wajib untuk membawa dua sopir.

“Satu atau dua hari lagi kami kembali akan melakukan sosialisasi terkait sopir inu. Karena banyak bus yabg perjalanan jauh, biasanya cuma bawa satu sopir,” ungkapnya.

Ia menghimbau kepada para penumpang bus untuk lebih teliti lagi terhadap kendaraan umum yang hendak dinaiki. Seperti memperhatikan kelaikan bus, kemudian jika penumpang sudah penuh, sebaiknua tidak memaksakan diri untuk menaiki bus tersebut. Meningat, kapasitas sebuah bus itu hanya sebanyak kursi yang disediakan.

Adapun uji kelaikan terhadap bus dan sopir ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya kecelakaan di musim liburan tahun baru dan natal. Terlebih sudah tampak terjadi peningkatan intensitas pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat.

“Ini sudah meningkat. Ya mungkin sudah sekitar 20 persen, kalau malam itu sudah terasa persen. Makanya kita antisipasi terus,” ungkapnya.

Di Bondowoso, kata Kasatlantas Yudiono, ada beberapa titik rawan kecelakaan. Diantaranya, jalan di kawasan Grujugan hingga menuju Maesan, dan jalan Kecamatan Sumber Wringin khususnya Arak-arak.(Och)