BONDOWOSO – Menjelang Idul Adha, Dinas pertanian dan peternakan Bondowoso melakukan pemeriksaan terhadap sapi, domba dan kambing di sejumlah sentra penjualan hewan qurban. Ini dilakukan untuk memastikan kesehatan dan kelayakan dari hewan yang hendak diqurban pada Hari Raya Qurban, Jum’at (1/9).

Pantauan di lapangan, Dispernakan menuju sedikitnya enam titik penjualan hewan qurban di kawasan Kecamatan Bondowoso. Tiba di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan terhadap domba, kambing dan sapi dengan melihat sejumlah organ luar seperti mata, gigi dan bagian lainnya. Kemudian petugas memeriksa kelayakan kandang dan makanan yang diberikan.

Setiap usai memeriksa, seorang petugas dari empat petugas yang semuanya merupakan dokter hewan memberikan edukasi tentang kesehatan hewan. Selain itu juga disampaikan cara menanggulangi sejumlah penyakit hewan yang tidak menular.

Tak hanya itu, petugas juga menyampaikan agar setiap penjual hewan qurban, tidak menjual sapi, domba maupun kambing betina. Usai memeriksa, setiap penjualan hewan diberi stiker bertuliskan ” Hewan Qurban ini Telah Diperiksa Dinyatakan Sehat dan Layak untuk Dipotong”, kemudian disertai jumlah hewan yang dinyatakan sehat, berikut stempel dan tanda tangan petugas.

 

Baca Juga : Puluhan Ekor Kambing Mati Secara Misterius

 

Dokter Hewan Edy Poernomo, Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Pertanian dan Peternakan, usai melakukan Sidak, mengatakan bahwa sidak ini selain memastikan kesehatan hewan qurban, juga untuk menyosialisasikan terkait larangan memotong hewan betina produktif.

“Karena kalau hewan betina produktif itu kan selain harganya lebih murah juga dagingnya lebih banyak. Jadi kalau secara bisnis memang menguntungkan, tapi reproduktifnya ke depan itu,” ujarnya.

Selain itu, Ia juga mengimbau agar penjual hewan qurban tidak membeli sapi dan domba di daerah Jawa Tengah. Karena daerah tersebut sebelumnya ditemukan kasus antrax.

“Ya kalau sudah beli di Jawa Tengah, kita periksa lebih instensif.”

“Tapi dipastikan hewan-hewan qurban di Bondowoso semuanya aman untuk dipotong dan dikonsumsi,” pungkasnya. (och)