BONDOWOSO –  Bait-bait lagu Tompi seakan menghangatkan pagelaran Jazz De’ Ijen 2018. Dentuman musik jazz yang membahana di langit Bondowoso menciptakan keharmonisan, mesra dalam balutan nuansa ‘Romantic Night’. Suasana malam yang romantis betul-betul dapat  dirasakan oleh Jazzy Lovers.

Hadirnya bulan purnama di atas ubun-ubun menambah suasana romantis. Apalagi menikmati lagu sambil nyeruput hangatnya kopi, tentu terasa lebih nikmat.

Hadirnya Tompi yang mengenakan jaket tebal yang dipadukan dengan topi ciri khasnya disambut histeris oleh penonton.

Penyanyi kelahiran Lheukseumawe yang juga berprofesi sebagai dokter itu langsung memanjakan telinga para Jazzy Lovers. Mulai dari lagu Sedari Dulu, Menghujam Jantungku, Tak Pernah Setengah Hati, Aku Jatuh Cinta, dan lagu-lagu yang lain. Bahkan, para Jazzy Lovers sampai menirukan semua lagu yang dinyanyikannya.

“Masyarakat Bondowoso selera musiknya tinggi, dan animonya luar biasa,” teriak pria bernama asli Teuku Adifitrian itu.

“Terimakasih Bondowoso,” kata Tompi di sela-sela perform. Kemudian disambut oleh tepuk tangan dan teriakan keras penonton.

Tak disangka, ternyata Jazz De’ Ijen malam itu seakan menjadi magnet wisatawan. Terbukti, banyak wisatawan lokal mau pun mancanegara, mengaku sengaja menbuat rencana kunjungan wisata ke Bondowoso setelah tertarik untuk menikmati musik jazz di pegunungan ijen. Ada dari Jogja, Batam, Blitar, sampai turis luar negeri.

“Alhamdulillah festival ijen yang saya gagas lima tahun lalu ternyata memang trobosan yang jitu untuk promosikan pariwisata Kabupaten Bondowoso. Pada lima tahun terakhir telah meningkatkan kunjungan wisata delapan kali lipat dibanding empat tahun lalu,” kata inisiator festival Ijen, Bupati Bondowoso Amin Said Husni malam itu.

Musik Jazz dengan guest star Tompi itu merupakan pagelaran kali ke-lima Jazz De’ Ijen. Ditempatkan di Arabica Homestay Desa Kalisat, Kecamatan Ijen, Sabtu (28/7), Sebagai salah satu dari serangkaian Festival Ijen 2018. (abr)