Share

BONDOWOSO – Plt Sekda, Drs. H. Karna Suswandi, MM memantau langsung pembangunan jalan aspal dengan konstruksi rigid beton menuju wisata Beto So’on, Selasa (20/3) kemarin. Kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan selama pelaksanaan proyek infrastruktur berjalan. Hal itu dilakukan dalam rangka untuk mengetahui secara langsung pelaksanaan pembangunan rigid beton berjalan dengan baik sesuai harapan.

“Pembangunan jalan dengan konstruksi rigid beton ini dipilih karena struktur tanah lembek atau berair. Untuk menjaga kualitas aspal agar bertahan lama, kami merencanakan pembangunan jalan menuju wisata Beto So’on ini menggunakan konstruksi rigid beton,” ujar Plt Sekda, Drs. H. Karna Suswandi, MM saat melakukan monitoring di Desa/Kecamatan Cermee kemarin.

Menurutnya, pembangunan jalan yang menggunakan konstruksi rigid beton panjangnya hanya 350 meter dengan lebar 4 meter. Itupun dikhususkan hanya pada lokasi yang tanahnya lembek atau berair. Penggunakan konstruksi rigid beton ini diharapkan aspal tidak mudah rusak. Bahkan,  pihaknya juga membangun duaplat duiker atau gorong-gorong drainase guna mengantisipasi luapan air ketika curah hujan tinggi.

Baca Juga : Dinas PUPR Siapkan Rp 28,1 Miliar Pembangunan Akses Jalan Menuju Wisata

“Itu merupakan solusi untuk meminimalisir genangan yang sering terjadi saat musim penghujan tiba. Jika ditangani secara tepat maka akan memberikan dampak baik bagi semua masyarakat. Meski menelan biaya lebih besar, akan tetapi ketahanannya lebih bagus dan jalan aspal tidak mudah rusak,” tambahnya.

Sebagai upaya untuk menyokong pertumbuhan ekonomi di Bondowoso, Karna Suswandi berkomitmen akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur. Di akhir masa jabatan Bupati Amin Said Husni, pihaknya terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur agar bisa memacu pertumbuhan ekonomi secara pesat. Tujuannya adalah untuk menyejahterakan masyarakat.

“Bupati seringkali mengingatkan agar penggunaan anggaran fokus pada kegiatan yang hasilnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Misal, pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, atau bantuan untuk mengurangi kemiskinan dan menciptakan lapangan pekerjaan. Sehingga, masyarakat bisa merasakan langsung menfaatnya,” pungkasnya. (ron)