BONDOWOSO – Arus gelombang ajaran garis keras saat ini semakin deras. Bahkan telah menyusup ke lingkungan pendidikan. Hal ini membuat tidak sedikit generasi muda di lingkungan pendidikan yang memiliki paham keagamaan yang ekstrim, radikal, serta separatif.  Berbagai survey menyebutkan bahwa islam garis keras mampu tumbuh subur di lingkungan pendidikan.

Demikian disampaikan oleh Muh. Marzuqqi, Ketua PC LP Ma’arif Nu Bondowoso, saat memberikan sambutan dalam Wisuda ke-6 di Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Bondowoso di Pendapa Bupati hari ini (25/5/2017).

Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa kondisi tersebut menjadi tantangan eksternal dari setiap lembaga pendidikan. Utamanya, dalam upaya mencetak generasi yang rahmatan lil alamin.

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Amin Said Husni saat memberikan sambutan dihadapan ratusan wisudawan dan wisudawati. Dia mengatakan, tumbuh suburnya paham-paham radikal ini menjadi tantangan bagi semuanya, yakni bagaimana membentengi anak-anak dari makin kerasnya perkembangan paham-paham radikal. Terlebih, kecenderungan isu agama dengan pola teror, saat ini tampaknya menjadi pola baru.

 

Baca Juga : Bupati Bondowoso: Epalakeh dan Epalakoh Ganggu Keberlangsungan Pendidikan

 

Karenanya, lanjt dia, lembaga pendidikan NU maarif harus bisa memberikan pendidikan dan pembekalan kepada siswa siswi sehinga bisa mewarisi nilai islam yang mengedepankan prinsip hidup bersama.

Tak lupa, Bupati Amin Said Husni juga mengingatkan agar Lembaga Pendidikan NU Maarif juga perlu meningkatkan kualitas. “Sekarang ini eranya kompetisi. Jadi harus bisa menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas,” katanya.

Karenanya, instropeksi diri perlu dilakukan oleh Lembaga Pendidikan Maarif. Diperlukan adanya sinergi, antara satu lembaga dengan lembaga yang lain. Hal ini mendesak untuk dilakukan karena saat ini, sudah banyak masyarakat yang mengedepankan kualitas daripada biaya pendidikan.

Hari ini, sekitar 266 siswa siswi di Lingkungan Pendidikan NU Maarif menggelar wisuda bersama di Pendapa Kabupaten. Selain Bupati Amin Said Husni, dalam acara tersebut juga hadir Ketua Tanfidziyah PC NU Bondowoso KH. Abdul Qodir Syam, serta Dr. KH. Madzkur Damiri. (och/esb)