Share

 

BONDOWOSO – Dugaan insiden perselisihan yang mewarnai jalannya apel pagi di lingkungan Pemkab Bondowoso telah berakhir dengan cara kekeluargaan.

Sigit Purnomo, Asisten 3 Pemerintah Daerah, Ketika dikonfirmasi melalui sambungan telphone, Jum’at (28/9), menerangkan bahwa tidak terjadi apa-apa antara dirinya dan Akmari. Bahkan, saat ditanya bahwa telah diselesaikan secara kekeluargaan, Sigit, menjawab memang tidak terjadi apa-apa. Hanya saja, menurutnya, mungkin sebagian orang yang menganggap terjadi sesuatu hal yang besar.

“Wong tidak ada apa-apa. Memang kita tidak apa-apa, tidak ada masalah. Hanya mungkin orang mengiranya ada apa-apa,” terangnya.

Sementara itu, ditemui di lokasi berbeda, Akamari ketika dikonfrimasi, enggan berkomentar dan meminta awak media menemui Kepala Bagian Gozal Rawan sebagai atasannya langsung.

“Saya kan punya atasan, ya silahkan konfirmasi ke Pak Ghozal saja,”terangnya.

Informasi dihimpun di lapangan, bahwa insiden ini bermula saat Sigit Purnama mengoreksi kinerja dari Akmari. Namun, ada kalimat yang menyulut emosi Akmari, dan membuatnya nyaris memukul Sigit.

Diberitakan sebelumnya, Apel pagi di lingkungan Pemerintah kabupaten Bondowoso diduga diwarnai insiden pertengkaran yang disulut karena kesalah pahaman dan arogansi atasan. Kejadian yang terjadi pada Senin (24/9) itu dibenarkan oleh Kepala Bagian Umum, Ghozal Rawan, saat dikonfirmasi, oleh Memo Indonesia, Kamis (27/9).

Namun, Ia mengaku tak tahu persis kejadian perselisihan antara Asisten 3 Sigit Purnomo dan Akmari. Pasalnya, saat kejadian Ia sedang mengikuti jalannya pelantikan Bupati dan Wakil Bupati di Surabaya.

“Saya tidak tahu persis kejadiannya seperti apa? Namun Akmari sebagai bawahan saya sudah dipanggil. Dia sudah menceritakan kronologi awal, hingga terjadinya insiden,” katanya.

Ghozal memastikan bahwa saat ini kedua belah pihak sudah berdamai secara kekeluargaan. Bahkan,  pihaknya, Rabu (26/9) malam di Pendapa Bupati pun meminta maaf secara langsung kepada Sigit Purnama.(och)