BONDOWOSO – Sejak masyhurnya Jas Hijau di Nusantara membuat sang pencetus Ahmad Dhafir makin memantapkannya di tengah-tengah masyarakat. Seakan tak kenal lelah, Ketua DPRD itu tak absen menghadiri undangan, mengisi panggung-panggung pengajian untuk menyampaikan risalah ulama kepada masyarakat.

Pemandangan tersebut terlihat saat Dhafir mengisi sambutan di acara Shalawat Bersama Muslimat di Balai Desa Maskuning Kulon, Pujer, Jumat (15/9).

Ahmad Dhafir menyampaikan beberapa alasan kenapa jasa ulama tak boleh sedikit pun dilupakan. Dhafir menyebutkan bahwa peran ulama tak hanya fokus kepada permasalahan keagamaan. Lebih dari itu, ulama juga berperan vital dalam tegaknya bangsa Indonesia. Salah satu bukti besarnya adalah jejak rekam para ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

 

Baca Juga : Ribuan Warga Bondowoso Antusias Gelorakan Jas Hijau

 

“Ulama punya andil besar dalam memerdekakan bangsa Indonesia. Ulama tidak hanya punya andil dalam aspek keagamaan, namun juga punya andil dalam membangun bangsa,” ungkap Ketua DPRD Bondowoso tiga periode itu.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Dhafir terlihat memberikan kain seragam muslimat kepada jamaah yang memadati Kantor Desa. Menurut Dhafir pemberian itu dilakukannnya sebagai bentuk penghargaan terhadap semangat warga Maskuning Kulon dalam melaksanakan Shalawat bersama. Dhafir berharap agar acara serupa selalu dilakukan.

“Saya dengar muslimat di sini tidak mempunyai seragam. Ini saya siapkan kainnya untuk dijadikan seragam. Biar semua muslimat bisa memakainya saat ada acara. Ingat, jangan digunakan ke sawah ya,” kata Dhafir.

“Saya berharap acara ini tetap dilaksanakan oleh masyarakat Maskuning Kulon,” pungkasnya. (abr)