BONDOWOSO – Usai mengikuti silaturahmi nasional Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) di Universitas Islam Malang, Sabtu (14/7) kemarin, dokter asal Bondowoso, Habib Muzakki, berharap agar PCNU Bondowoso segera mempersiapkan serta mendorong terbentuknya badan semi otonom PDNU.

Ia menerangkan, bahwa wadah tersebut akan mempermudah para dokter NU di Bondowoso dalam berkoordinasi, serta saling mendorong agar lebih aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Dokter NU di Bondowoso harus berupaya agar bisa lebih berkontribusi terhadap kemajuan NU Bondowoso, terutama di bidang kesehatan. Banyak dokter NU, tapi belum mempunyai wadah di NU, maka muncullah ide pembentukan Banom PDNU,” papar Kepala Puskesmas Kecamatan Cermee itu.

“Wadah baru bagi dokter NU itu sekarang diajukan ke PBNU agar menjadi sayap dari banom NU, kemungkinan sayap dari LKNU,” tambah Habib Muzakki yang juga menjabat sebagai anggota LKNU Bondowoso.

Oleh karena itu, usai mengikuti Silatnas 1 PDNU di Unisma yang dihadiri langsung oleh Sekjen PBNU, Helmy Faisal Zaini, Habib Muzakki saat diberi amanah untuk menghimpun seluruh dokter NU yang ada di Bondowoso.

Sementara Ketua Cabang Lembaga Kesehatan NU (LKNU) Bondowoso, Dr. Untung Kuzairi, MARS saat dimintai tanggapan, ternyata juga menginginkan adanya PDNU. Menurutnya, wadah tersebut sangat penting untuk menunjang kinerja dokter demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Bondowoso.

“Saya menyambut dengan baik rencana untuk mendirikan PDNU. Dokter-dokter NU harus berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan umat di daerahnya masing-masing,” pungkasnya kepada memoindonesia.com. (abr)