Bondowoso – Di hadapan ribuan pasang mata warga Bondowoso, Bupati Amin Said Husni memukul beduk bersama jajaran Forpimda. Dan dipukulnya beduk ini menjadi tanda telah dibukanya Festival Ijen 2017 yang mengangkat tema “Bondowoso Adventure Tourism”, Sabtu (22/4/2017).

Amin mengatakan bahwa Ijen Festival 2017 ini merupakan kegiatan yang multievent. Dimeriahkan dengan berbagai acara, yang semua merupakan kegiatan yang memadukan sport, entartainment dan tourism.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan ajang promosi untuk lebih meningkatkan daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Festival ijen ini, kata Bupati, merupakan sumbangsih dalam memajukan dan mensejahterakan Bondowoso.

Namun demikian, Amin meminta agar masyarakat serta pelaku pariwisata di Bondowoso juga turut serta dalam mensukseskan kegiatan Festival Ijen ini. Setidaknya dengan berperilaku yang ramah kepada pengunjung wisata. Sehingga hal ini setidaknya bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.

Seperti diketahui, acara pembukaan festival ijen ini diselenggarakan di Alun-alun Ki Bagus Asra pada Sabtu malam. Sebelum pemukulan beduk dilakukan, masyarakat Bondowoso yang berbondong bondong datang ke venue acara disuguhi hiburan kesenian tradisional diantaranya, tari ojung, pojien, tarian blue fire, singo ulung, topeng konah. Dan ditutup dengan hiburan musik reggae yang dibawakan oleh bintang tamu special K2 Reggae. Walaupun sempat diwarnai dengan insiden jatuhnya salah satu pengisi acara Pojien, acara tetap berlangsung meriah.

Sementara terkait agenda kegiatan acara yang diadakan dalam Festival Ijen 2017 ini diantaranya Road to Ijen tanggal 22-23 April 2017, Mt. Ijen Super Gravity, 30 April 2017, Ijen Trail Running, 20-21 Mei 2017.

Selain itu juga ada Festival Layang-Layang, 27 Agustus 2017, Festival Kopi Nusantara, 8-10 Oktober 2017,Jazz de Ijen, 7 Oktober 2017, dan Ijen Flying Fest, 14-15 Oktober 2017. (och/esb)