BONDOWOSO – Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan tulang punggung dari pemerintahan baik di tingkat daerah, maupun tingkat Nasional. Sehingga pelayanan publik dan pelaksanaan program-program pembangunan itu semuanya bertumpu pada kinerja ASN.

Menurut Bupati Amin Said Husni, di “zaman now” tidak cukup ASN hanya bekerja, melainkan harus kinerja. Artinya, tidak cukup hanya datang ke kantor untuk absen. Tapi, apakah kehadiran para ASN ini bisa optimal dan memberikan manfaat secara maksimal di OPD masing-masing, dan bagi masyarakat.

“Negara bertumpu pada pengabdian ASN. Bisa dibayangkan jika ada Bupati dan wakil Bupati tapi tidak ada ASN-nya,” jelasnya di hadapan ratusan ASN saat acara HUT Korpri ke 46 di Kecamatan Maesan, Senin (18/12).

Baca Juga : Bupati Amin: Tingkat Kedisiplinan ASN Meningkat

Terlebih saat ini, berbagai kinerja telah didukung dengan sistem teknologi yang modern. Seperti contohnya, kehadiran sudah pakek eja print, kemudian perencanaan kegiatan sudah menggunakan e-planning, dan penganggarannya menggunan e-budgeting, pelaksanaannya menggunakan e-Sakip. Belum lagi, pengawasan yang juga akan semakin ketat.

“Untuk itu sekali lagi kinerja itu menjadi penting,” jelasnya.

Bupati dua periode itu pun memaparkan bahwa ASN di Bondowoso harus terus bersama-sama meningkatkan kinerja, spiritualitas, nurani, serta hati sehingga ke depan Bondowoso bisa lebih baik lagi.

Dalam acara HUT Korpri di Kecamatan Maesan itu dihadiri oleh  Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir, Ketua Korpri Kabupaten Hidayat, Ketua DPC PCNU Bondowoso KH Qodir Syam, serta sejumlah Kepala OPD. (och)