Share

BONDOWOSO – Honor panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2021 Bondowoso di tingkat desa naik.

Semula dianggarkan honor untuk setingkat Ketua panitia adalah Rp 250 ribu. Kini, meningkat menjadi Rp 400 ribu.

Menurut Sekretaris Panitia Pilkades Kabupaten Haeriyah Yuliati, naiknya honor ini setelah pengajuan kenaikan itu disetujui oleh tim dan badan anggaran.

Adapun dinaikannya honor tersebut karena jika mengaca pada Pilkades tahun 2019 honor panitia Pilkades mencapai Rp 500 ribu.

” Setelah kita ajukan kepada tim anggaran dan akhirnya disetujui oleh badan anggaran, maka honor saat ini untuk ketua di level desa menjadi Rp 400 ribu,” tuturnya usai menghadiri Bimtek Panitia Pilkades se Kecamatan Jambesari, Kamis (7/10/2021).

Kenaikan ini secara otomatis juga terjadi kepada panitia desa seluruhnya. Dengan kenaikan masing-masing yakni sama-sama Rp 150 ribu.

Baca Juga : USAID Mitra Kunci Nobatkan Situbondo Sebagai Kabupaten Terinklusif di Jatim

” Tapi enam bulan untuk panitia desa, kalau PPS kan hanya sebulan,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, wanita akrab disapa Haeriyah ini mengaku bahwa saat ini panitia Pilkades kabupaten juga tengah berkeliling ke kecamatan-kecamatan untuk memberikan bimbingan teknis kepada panitia Pilkades tingkat desa.

Bimtek tersebut dilakukan untuk membekali para panitia mengenai pemahaman tentang regulasi dan tahapan-tahapan yang akan dilalui.

“Kita perlu membekali mereka regulasi dan aturan yang harus dipahami. Sehingga nanti tak menimbulkan permasalahan,” ujarnya.

Ia juga menerangkan tentang pentingnya mentaati protokol kesehatan di setiap tahapan Pilkades nantinya. Utamanya yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Lebih-lebih memang pelaksanaan Pilkades serentak sendiri tetap bisa berjalan yang memasuki level maksimal tiga.

“Untuk level 4 tidak diperkenankan,” pungkasnya.

Tampak dalam acara Bimtek itu Ketua Panitia Pilkades Kabupaten Mahfud Junaedi, Camat Jambesari DS Taufan, seluruh panitia Pilkades tingkat desa, dan sejumlah anggota dewan daerah pemilihan 4.(och)