Foto: Arief Yuda/Memo Indonesia

SITUBONDO – Maraknya kasus hukum yang menjerat guru saat menjalankan kewajibannya membuat guru wajib mengetahui aturan perlindungan anak serta perlindungan hukum yang bisa didapat oleh guru.

Untuk memberikan pengetahuan ini Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Situbondo menggelar sosialisasi Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh anggota PGRI sebanyak 190 orang ini dilaksanakan di gedung PGRI Kabupaten Situbondo, Senin (22/5/2017).

Moh. Hasim Ketua PGRI Situbondo, mengatakan pengetahuan mengenai perlindungan hukum ini diharapkan menjadi bekal bagi para guru untuk tetap menjalankan tugasnya secara profesional. “Guru juga harus mengetahui peraturan perlindungan anak, bukan hanya secara fisik namun juga verbal,” ujarnya.

 

Baca Juga : Nasib Guru Honorer di Bondowoso Masih Memprihatinkan

 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Situbondo Fathor Rahman. Dirinya berharap agar dengan sosialisasi ini bisa menambah kepercayaan diri bagi guru untuk menjalankan tugasnnya dengan profesional.

Pada kegiatan sosialisasi lembaga konsultasi bantuan hukum tersebut ada tiga narasumber yang memberikan materi. Di antaranya, IPTU I Gede Sukardiyasa Kanit Tipikor Polres Situbondo. Aditya Okto Thohari dari Kejaksanaan Negeri Situbondo, serta Ahmad Wahit dari LKBH PGRI Jawa Timur. (yud/esb)