Share

BONDOWOSO – Aktivitas seorang penambal ban motor di Desa Glingseran, Wringin, Radit (13), awalnya berjalan dengan normal. Namun, beberapa saat kemudian ketika hendak membakar alat tambal dengan korek api, tiba-tiba api yang baru saja dinyalakannya menyambar tumpukan gas LPG di dalam toko klontong milik orang tuanya, Abdullatif (55), yang lokasinya berdekatan. Sehingga kebakaran naas pun tak bisa dihindarkan.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 07.30, Minggu (10/6). Sontak warga yang mengetahui kejadian itu langsung berusaha memadamkan api dengan alat ala kadarnya. Kobaran api baru bisa dipadamnya setelah selang 40 menit kemudian.

Kepala Desa Glingseran, Sulaedi menjelaskan, bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadan itu. Namun, beberapa warga yang berusaha memadamkan api mengalami luka bakar ringan.

 

Baca Juga : Puluhan Ribu Warga Bondowoso Songsong Hari Kemenangan Bareng Dhafir-Dayat

 

“Tidak ada korban jiwa. Tapi beberapa masyarakat yang membantu memadamkan luka-luka kena api,” kata Sulaedi.

“Seluruh barang dagangan di dalam toko tidak ada yang terselematkan. Juga peralatan tambal ban, berupa kompresor juga hangus. Juga ada mesin penggiling tepung yang juga ikut terbakar,” pungkasnya. (abr)