BONDOWOSO – Empat warga Bondowoso yang pernah menghadiri acara di Gowa, Sulawesi Selatan menunjukkan hasil test rapid reaktif.

Semula, ada sembilan warga Bondowoso yang masuk kategori Orang Dalam Pantauan (ODP) disebut datang dari kluster Gowa, Sulawesi Selatan.

Mereka tersebar di Kecamatan Sukosari (2) Tlogosari (2), Pujer (1), Pakem (2), Wringin (1), Tegalampel (1).

Menurut, Kepala Dinas Kesehatan M. Imron, dikonfirmasi awak media Rabu (27/5/2020), dari sembilan orang tersebut sebetulnya pada 25-26 Maret 2020 sudah datang dan dilakukan pemeriksaan dengan status ODP dan melakukan isolasi mandiri. Bahkan, telah selesai masa pantau 14 hari tanpa ada keluhan.

Namun, enam diantaranya kemudian dilakukan rapid test hasilnya menunjukkan reaktif.

 

Baca Juga : Pasien Positif Corona ke-10 Bondowoso Akibat Transmisi Lokal

 

“Kita tidak tau mobilitasnya kemana saja. Apakah beliau tertular dimana. Kita tidak tahu juga. Akhirnya, kita lakukan rapid kemarin. Dari enam yang sudah kita rapid, tiga diantaranya hasil rapidnya reaktif. Kemudian hari ini tiga sisa, informasi yang satu lagi nambah. Jadi nambah ada empat,”jelasnya.

Menurut Imron, tiga orang tersebut kini tengah menjalani isolasi di Klinik Paru.

“Yang tiga diisolasi di RSU Paru, dan satu lagi masih dalam proses dirujuk ke RSU. Kalau nanti sudah ke RSU, berarti kemungkinan besar nanti akan kita isolasi di Klinik Paru,”pungkasnya.

Adapun tiga orang lainnya, masih dilakuka rapid test hari ini, Rabu (27/5/2020).

Untuk informasi, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan sempat akan digelar acara tabligh akbar pada 19 Maret hingga 22 Maret. Walaupun telah dibatalkan namun sudah dihadiri oleh ribuan orang dari seluruh wilayah, bahkan mancanegara.(och)