Share

BONDOWOSO – Tim pemenangan Ahmad Dhafir dan Hidayat melalui Tohari, meminta kepada masyarakat Bondowoso untuk tetap tenang dengan beredarnya perbedaan hasil hitung yang dilakukan oleh masing-masing tim pemenangan, maupun beredarnya berbagai hasil hitung yang tidak diketahui sumbernya.
Masyarakat diminta untuk mengikuti tahapan-tahapan Pilkada, utamanya terkait penghitungan suara yang baru, akan dimulai dilakukan di tingkat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan),
Jum’at (28/6).

“Masyarakat mohon tidak melakukan aktivitas yang mengklaim sebuah kemenangan. Apalagi sebelah sudah menyampaikan kemenangan. Masyarakat untuk menahan diri,” urainya saat konferensi pers di DPC PKB, Kamis (28/6).

Menurut Tohari, berkaitan dengan real count yang dilakukan oleh timnya ini berasal dari data valid, yakni C1 yang diserahkan oleh saksi yang telah disebar di 1.500 TPS. Namun demikian, walau pun hasilnya pasangan Dhafir-Dayat unggul hingga diangka 221.076 dan pasangan Sabar memperoleh suara 217.602, pihaknya tidak menyatakan menang. Karena, lembaga yang memiliki mandat untuk menyatakan hasil kemenangan dalam Pilkada hanyalah KPU.

“Kita tidak serta merta melakukan real count dengan data yg tidak valid. C1 menjadi sumber data kita. Tim Dada melakukan pengecekan per TPS,” urainya.

Senada disampaikan oleh, Nanang, anggota tim pemenangan Dhafir-Dayat, yang menerangkan bahwa dari hasil hitung yang dikomandani olehnya menunjukkan bahwa pasangan Dhafir-Dayat unggul kurang lebih 2ribuan. Tapi ini tidak bisa kemudian mengklaim sebagai sebuah kemenangan.

“Kita tidak dalam kapasitas kita sebagai pemenang. Karena yang berhak adalah KPUD,” urainya.

Pantauan di lapangan, tampak sejumlah photo hasil hitung Pilbup yang diduga dilakukan oleh desk Pilkada Bondowoso beredar di media sosial facebook dan group whatsapp. Namun demikian pada saat Memo Indonesia dua kali datang ke lokasi yang disebut-sebut sedang melakukan hitung cepat, yakni di ruang Kabag Pemerintahan, Agung Tri Handono, Asisten 1 Pemkab Bondowoso yang ditemui di lokasi menerangkan bahwa Desk Pilkada tidak melakukan hitungan Pilbup. Melainkan sedang melakukan video conference dengan Kemendagri.

Di samping itu, juga beredar melalui pesan whatsapp hasil quick count tanpa menyebut sumbernya yang menyatakan kemenangan sejumlah kabupaten di Jawa Timur. Salah satunya yakni menyebut kabupaten Bondowoso dimenangkan oleh pasangan Salwa Irwan. (och)