Share

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso memastikan tak ada Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah kerjanya yang alpha atau tak masuk tanpa keterangan. Di hari pertama masuk pasca cuti bersama libur lebaran 1443 H, pada Senin (9/5/2022).

Ini diketahui setelah Pemkab setempat, dengan dipimpin Bupati Salwa Arifin dan Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat, melakukan monitoring kehadiran pegawai di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Serta menggelar monitoring secara daring dengan seluruh OPD dan UPT. Bahkan, tampak parsipan monitoring mencapai 100 dinas.

“Tak ada yang alpha, kecuali yang sakit. Ini perlu diapresiasi kekompakan ini,” ujar Bupati Salwa Arifin saat mengikuti video conference monitoring dan evaluasi tingkat kehadiran pegawai, di Peringgitan Pendopo Kabupaten.

Ia menerangkan tingkat kehadiran pegawai tahun ini mencapai 96,96 persen. Terperinci, yakni dari total 8.576 ASN, yang cuti ada 39 orang, yang izin 14 orang, pegawai tugas belajar sembilan orang, serta pegawai yang sakit 12 orang.

“Pegawai masuk kantor 8.315 dan pegawai dinas malam 187 orang,” ujarnya.

Bupati Salwa mengaku tingkat kehadiran tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Kendati, ia tak menyebut tingkat kehadiran tahn 2021 kemarin.

Namun, ia tetap mengaku apresiasi atas kehadiran yang mengalami peningkatan ini.

Karena itulah, Bupati asli kelahiran Bondowoso ini meminta kepada pegawainya agar di momen yang idul fitri ini semuanya menjadi fitri. Yakni, dengan mengenakan semangat baru, dan meninggalkan kebiasaan lama yang kurang baik.

Baca Juga : Vaksin Pertama Kali, Warga Sumber Kemuning Menangkan Hadiah Vaksinasi Berkah

Karena, dengan semangat baru akan pula bisa berdampak baik terhadap rencana program pembangunan.

“Maka saya harapkan pada semua ASN. Baik pimpinan maupun karyawan, ayo kita tingkatkan kinerja kita. Kita tingkatkan akhlak yang baik. Sehingga pembangunan berdampak baik,” urainya.

Ia menerangkan, untuk memantau kedisiplinan ASN ke depan, dirinya telah memerintahkan instansi terkait, dalam hal ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), setempat untuk melakukan pengawasan di setiap dinas.

“Kita pantau laporannya dari opd masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, pantauan awak media dalam daring monitoring, disebutkan bahwa ada beberapa ASN yang tak masuk di hari pertama karena ijin cuti melahirkan dan sakit.

Seperti di Dinas Kesehatan ada seorang ASN yang cuti melahirkan, dan di Sekretaris Dewan ada seorang yang cuti melahirkan.

Kemudian di Dinas PUPR, ada dua orang yang cuti karena sakit.(Och)