Share

SURABAYA – Sebanyak 172 orang terdiri dari Hakim Karier sebanyak 31, Hakim Ad Hoc ada 14 orang, Panitera Penganti 60 orang dan sisanya karyawan dan karyawati pegawai di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mengikuti tes urine yang diadakan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa timur dilantai 6 Gedung PN Surabaya, tadi siang.

Wakil Ketua PN Surabaya, Sumino, SH,MH mengatakan kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk memastikan bahwa jajaran PN Surabaya bersih dari Narkoba. Dan tes urine ini merupakan perintah dari Direktur Jendral Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung (Dirjen Badilum MA).

“Tujuannya untuk memastikan warga Pengadilan khususnya peradilan umum tidak ada yg terkena narkoba,” katanya.

Sementara itu, kordinator dari BNNP Jatim dr Poerwanto mengungkapkan, jika pengambilan tes urine hakim dan jajarannya bukan merupakan gawenya melainkan gawe PN Surabaya.

 

Baca Juga : Membaca Jadi Modal Hadirnya Generasi Pemenang

 

“Kami hanya melaksanakan saja, yang punya gawe dari Pengadilan,” ungkapnya di sela-sela pelaksanaan pengambilan tes urine.

Untuk hasil pengambilan tes urine ini, ditambahkannya akan dibawa ke BNNP Jatim dan hasilnya akan segera dilaporkan ke pimpinan PN Surabaya.

“Sore ini hasilnya sudah bisa diketahui,” pungkasnya.

Ditempat yang sama Humas PN Surabaya, Sigit Sutriono berharap agar seluruh jajaran penegak hukum di PN Surabaya bebas dari narkoba.

“Saya berharap PN Surabaya bebas dari narkoba, karena tiap hari kita mengadili narkoba, jangan sampai kita ada yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika, baik sebagai pengguna maupun pengedar,” katanya.

Dari pantauan di lapangan, di ruang tes urine, para penegak hukum ini sangat antusias mengikuti tes narkoba ini. Mereka pun rela antre satu persatu untuk melakukan tes urine.Wakil PN Surabaya, Sumino, SH,MH terlebih dahulu melakukan tes urine lalu dilanjutkan para hakim dan jajaran Panitera Pengganti serta Karyawan dan Karyawati PN Surabaya. (sga)