Share

BONDOWOSO – Bupati Salwa Arifin menghadiri acara gebyar vaksinasi serentak yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di Kantor Desa Pancoran, Kecamatan Bondowoso, Jum’at (13/1/2023).

Kegiatan tersebut merupakan upaya untuk tetap menggalakkan kesadaran vaksinasi di tengah-tengah telah dicabutnya PPKM oleh Pemerintah Pusat.

Sebagaimana informasi dihimpun dari Humas Pemkab Bondowoso, bahwa pemerintah mencabut PPKM sebagaimana yang tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 50 dan 51 Tahun 2022.

Pencabutan PPKM juga dilandasi oleh tingginya cakupan imunitas penduduk dan capaian vaksinasi Covid-19.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, cakupan vaksinasi berada di atas 98,5 persen. Artinya, kekebalan kita ini secara komunitas berada di angka yang sangat tinggi.

Pemerintah menegaskan, keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan dan kajian yang panjang dan dengan memperhatikan situasi pandemi di tanah air.

Baca Juga : Ketua DPP LBH Cakra Kukuhkan Ketua DPC Kabupaten Situbondo dan Jember

Bupati Salwa Arifin, mengatakan, bahwa meski kebijakan PPKM telah dicabut, pemerintah meminta kepada seluruh masyarakat dan komponen bangsa untuk tetap hati-hati dan waspada.

Salah satunya kesadaran vaksinasi harus terus digalakkan karena ini akan membantu meningkatkan imunitas, utamanya untuk para lansia.

“Fasilitas kesehatan di semua wilayah harus siap siaga dengan fasilitas dan tenaga kesehatan. Pastikan mekanisme vaksinasi di lapangan tetap berjalan, utamanya vaksinasi booster; dan dalam masa transisi ini, Satgas Covid-19 daerah tetap dipertahankan sebagai langkah antisipatif,” pungkasnya.(Och)