PROBOLINGGO KOTA – Pasangan Calon Walikota Probolinggo terpilih, Habib Hadi Zainal Abidin dan Wakil Walikota Probolinggo terpilih, Soufis Subri, secara resmi ditetapkan sebagai Walikota Probolinggo, siang tadi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo di Bale Hinggil pada acara Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Lumajang Tahun 2018.

Dalam sambutannya, Habib Hadi dihadapan undangan yang hadir menyampaikan bahwa dirinya dengan menyandang status itu, bakal jarang mengenakan sarung.

“Setelah ini yang jelas saya akan jarang pakai sarung. Karena ada anggapan kalau saya jadi Walikota, nanti akan sarungan terus. Ini harus saya sampaikan biar tidak dikaburkan oleh yang lain-lain,” katanya.

Namun pada saat memberikan sambutan, Habib Hadi memang tak memakai sarung. Habib Hadi terlihat mengenakan celana hitam, yang dipadu dengan baju batik lengan panjang dan tanpa .emakai kopyah, begitu juga dengan Soufis Subri.

Sebagai pengasuh Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin, pesantren terbesar di Kota Probolinggo, Habib Hadi yang juga merupakan politisi PKB berlatar belakang pesantren psrnah tercatat sebagai anggota DPR-RI dari Fraksi PKB. Ia juga pernah duduk sebagai anggota DPRD Jatim dari PKB.

“Masyarakat harus bersatu kembali untuk membangun Kota Probolinggo lebih baik. Kita sudah tidak ada perbedaan. Jadi satu untuk Kota Probolinggo,” ujarnya.

Pihaknya juga ingin mengajak semua elemen untuk bersama-sama mewujudkan Kota Probolinggo lebih baik. Ia juga meminta doa dan dukungan agar semua janji politik yang disampaikan selama kampanye, dapat tercapai dengan baik.

“Saya dan wakil mohon maaf bila ada yang menyinggung perasaan kepada masyarakat. Karena sebagai manusia, tentunya tidak luput dari salah,” ujarnya.

Selanjutnya hasil rekapitulasi dan pengumuman perolehan suara dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo lalu, dari pasangan Suwito dan Fery Rahyuwono meraih 3.346 suara, yakni Kecamatan Wonoasih 397 suara, Kecamatan Kedopok 419 suara, Kecamatan Mayangan 998 suara, Kecamatan Kanigaran 937 suara, dan Kecamatan Kademangan 595 suara.

Perolehan suara pasangan Fernanda Zulkarnain dan Zulfikar Imawan meraih 46.854 suara, yakni Kecamatan Wonoasih 7.834 suara, Kecamatan Kedopok 6.657 suara, Kecamatan Mayangan 12.041 suara, Kecamatan Kanigaran 12.336 suara, dan Kecamatan Kademangan 7.986 suara.

Perolehan suara pasangan Samsu Alam dan Kulub Widyono meraih 14.944 suara, yakni Kecamatan Wonoasih 1.677 suara, Kecamatan Kedopok 1.765 suara, Kecamatan Mayangan 4.956 suara, Kecamatan Kanigaran 4.179 suara, dan Kecamatan Kademangan 2.367 suara.

Terakhir, perolehan suara pasangan Habib Hadi dan Soufis Sobri meraih 60.354 suara, yakni Kecamatan Wonoasih 9.676 suara, Kecamatan Kedopok 10.541 suara, Kecamatan Mayangan 14.398 suara, Kecamatan Kanigaran 12.977, dan Kecamatan Kademangan 12.762 suara. (afu)