SURABAYA – Wakil Gubenur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf menitipkan empat hal pada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bangkalan Periode 2017-2022. Pesan tersebut disampaikannya saat Konferensi Cabang (Konfercab) NU Bangkalan di Pondok Pesantren Syaichona Mohammad Cholil Demangan Barat Bangkalan, kemarin.

Gus Ipul sapaan akrabnya mengatakan, pertama yang perlu diperhatikan para pengurus yakni dakwah kepada keluarga baik keluarga masing-masing maupun NU. Agar keluarga tidak lepas dari para guru atau ulama.

“Jangan sampai keluarga kita berantakan ikut aliran yang bertentangan dengan apa yang dijalani saat ini,” katanya.

Selanjutnya, pengurus juga harus memperhatikan madrasah sebab masa depan NU itu ada di madrasah. Untuk itu, PCNU Bangkalan harus mempunyai program yang kuat untuk memperkuat madrasah.

“Mengurus NU itu harus punya perhatian pada madrasah. Kita harus kerjasama dan menguatkan madrasah. Karena masa depan NU ditentukan dari madrasah,” jelasnya.

Menurutnya, banyak sekolah umum yang meniru atau terinspirasi dengan madrasah seperti menciptakan full day school, boarding school. “Ini tandanya madrasah memang harus terus dikembangkan,” ujarnya.

 

Baca Juga : Gus Ipul Minta Penyelenggara Umroh dan Haji Utamakan Pelayanan Terbaik

 

Selain madrasah, dia berpesan kepada PCNU Bangkalan agar memperhatikan masjid di lingkungan NU. Masjid ini diharapkan bisa diisi dengan berbagai macam aktifitas yang positif seperti pengajian, manaqib, bisa juga ditambah dengan sekolah madrasah diniyah dan juga harus dijaga kebersihan lingkungan.

“Mari kita isi dan makmurkan masjid dengan yang baik. Jangan sampai kita besar, masjid dikuasai orang yang alirannya beda dengan para ulama dan kiai serta jangan sampai airnya tidak ada, sajadahnya kotor, sound system tidak aktif,” tuturnya.

Gus Ipul menekankan pentingnya media bagi PCNU Bangkalan. Selain media umat yang ada di Bangkalan, media sosial juga harus diurus. “Kita harus hadir memberikan warna dalam dunia maya agar masyarakat tidak terpengaruh dengan berita hoax,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Bangkalan R. KH. Abdul Latief Amin Imron menyatakan dengan tegas untuk tidak mencalonkan diri sebagai Ketua PCNU Bangkalan periode selanjutnya.

“Ini sebagai masa terakhir saya sebagai pengurus PCNU Bangkalan. Dalam konfercab ini tidak bersedia untuk jadi ketua lagi,” ujarnya.(ag)