SURABAYA – Kali ini, dukungan suara untuk pasangan calon no 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno (Mbak Puti) mengalir dari Fatayat NU dan aktivis perempuan dari Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto Jatim pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018. Dukungan ini mengalir karena duet pasangan cicit KH Bisri Syansuri dan cucu Bung Karno tersebut sudah direstui oleh jumhur (mayoritas) ulama dan kiai sepuh di Jawa Timur.

Ketua Fatayat NU Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto Hj. Masning mengatakan bahwa dukungan kepada Gus Ipul-Puti itu bukanlah instruksi yang dikeluarkan oleh Fatayat NU Jatim. Dukungan ini berasal dari masing-masing pribadi anggota Fatayat NU. Di dalam aturan Fatayat NU, memang tidak diperbolehkan berpolitik praktis. Namun, sah-sah saja jika dukungan itu berasal dari satu individu. Ia memastikan bahwa, banyak anggota Fatayat NU yang kompak mendukung Gus Ipul-Puti. Dukungan itu adalah hal yang wajar dan cukup beralasan.

“Gus Ipul dan Puti ini pasangan yang pas, Pasangan religius dan nasionalis. Dukungan pasangan Gus Ipul-Puti untuk maju Pilgub Jawa Timur memang sangat luar biasa,” katanya usai deklarasi dan Halal bi halal di Pondok Pesantren (PonPes) Al ikhsan Di Jalan raya Brangkal 148 Mojokerto,Jawa timur, Kamis (21/6/2018) siang.

Menurutnya, program-program yang digagas paslon nomor 2, Gus Ipul-Mbak Puti, khususnya program Pendidikan Gratis Berkelanjutan (Dik Dilan) dan Melek Digital (Mas Metal) sangat menyentuh kaum muda.

“Program Dik Dilan ini sangat menarik, karena untuk meningkatkan SDM kita. Jalan satu-satunya mau tidak mau pendidikan harus dibenahi, seperti infrastrukturnya,” ujarnya.

 

Baca Juga : Paguyuban Warga di Mojokerto Dukung Paslon Gus Ipul – Puti Guntur Soekarno Dalam Pilkada Jatim 2018

 

Ia menambahkan, bahwa pasangan Gus Ipul dan Puti adalah pasangan religius dan nasionalis. Salah satu dari sembilan program prioritas Puti juga menawarkan beberapa program pemberdayaan perempuan.

“Ada sembilan janji program kerja mbak Puti, prioritasnya terdapat banyak berpihak pada perempuan, kemudian mengentaskan kemiskinan dan kesenjangan. Ini tidak bisa terlepas dalam urusan rumah tangga,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Gus Malik Pengasuh pondok pesantren mengatakan bahwa ribuan jamaahnya kompak akan mendukung Gus Ipul-Mbak Puti.

“Sebagai orang yang dituakan, saya berpesan agar Gus Ipul bisa menjadi Gubernur. Beliau ini orang asli NU, orang tua dan kakeknya bahkan buyutnya adalah pendiri NU,” katanya.

Ia berharap agar warga NU tidak terpecah belah. Jangan sampai NU rugi karena para Kiai-Kiai sudah sepakat mengusung dan memenangkan Gus Ipul dan jangan sampai melupakan sejarah dan jasa-jasa pahlawan.

“Jasa Bung Karno dalam memerdekakan bangsa jangan kita lupakan, Hubungan baik antara kaum agamis dan nasionalis-lah yang memerdekakan Indonesia, mari kita tingkatkan kerukunan dan jauhi perpecahan, gemah ripah loh jinawi bersama Gus Ipul-Mbak Puti,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebanyak 500an warga yang terdiri dari Ibu Nyai, Mubalighoh, Muslimat, Fatayat Nahdlatul Ulama dan aktivis perempuan sekecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto Jawa Timur telah mendeklarasikan diri untuk mendukung pasangan nomor urut 2 pasangan Gus Ipul-Mbak Puti dalam pilgub Jatim 2018.

Pasangan dengan jargon ‘Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur’ itu juga telah didukung para kiai dan ulama sepuh serta kaum Nahdliyyin di berbagai pelosok di Jawa Timur.(ags)