Share

PROBOLINGGO KAB – Perkembangan teknolongi di era digital harus menjadi perhatian semua pihak.

Sebab banyak yang menyalahgunakan teknologi untuk hal-hal yang negatif, maka hal itu juga akan membawa dampak buruk bagi masyarakat.

“Dengan perkembangan teknologi di era digital haruslah digunakan hal-hal yang baik dan positif memberikan informasi kepada msyarakat,” kata Kasi Pengelolaan Komunikasi Publik yang mewakili kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo, Ofie Agustin pada acara Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) 2018 dengan tema “Ketahanan Informasi di Era Digital”, di Aula Mini Universitas Nurul Jadid Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Kepada media ini, Ofie juga mengatakan jika kegiatan ini digunakan untuk mengarahkan informasi menjadi positif dan bermanfaat.

Kegiatan Pemberdayaan KIM tentang Ketahanan Informasi di Era Digital, ini kata Ofie, juga dapat mengantisipasi informasi yang tidak terbukti (HoaX).

“Maka dari itu, kami Diskominfo Kabupaten Probolinggo bersinergi dengan Universitas Nurul Jadid pengarahkan 50 orang peserta santri dan mahasiswa Universitas Nurul Jadid Paiton memberikan informasi yang tepat untuk masyarakat,” bebernya lagi.

Selain dihadiri oleh Ofie Agustin selaku Kasi Pengelolaan Komunikasi Publik yang mewakili kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo, juga dihadiri oleh M. Noer Fadli selaku wakil rektor 3 Universitas Nurul Jadid Paiton dan Nara sumber dari Jurnalis Time Indonesia dan juga pembina sekolah jurnalistik Universitas Nurul Jadid Paiton Moh. Iqbal.

“Sebuah informasi pada era digital sudah seharusnya memberikan banyak manfaat bagi banyak orang. Bagaimana mendapatkan edukasi dari perangkat teknologi yang saat ini digunakan oleh masyarakat umum sebagai kebutuhan pokok setiap manusia. Harapannya, Peserta ini rajin rajinlah menulis sebuah berita yang positif dan nantinya menjadikan mitra Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” ujarnya kembali. (afu)