BONDOWOSO – Ruang gudang Dinas Pertanian Bondowoso di lalap si jago merah. Akibatnya, lima ruangan penyimpanan yang berisi pestisida, satu alat transplanter, tenda kerucut serta berkas-berkas hangus terbakar.

Siti Aisyah, Kasi P2HP Dispertan, menguraikan bahwa saksi pertama yang melihat adalah salah satu karyawan yang hendak pergi berbelanja.

“Ini mas Sugus sama istrinya yang ngeliat, kan mereka mau ke pasar jam-jam 5 tadi. Ngeliat asap, terus langsung laporan,” ujarnya.

Menurut Aisyah, lima ruangan yang terbakar itu merupakan gudang penyimpanan Keswan dan Pestisida.

“Alhamdulillah, beberapa alat berhasil diselamatkan, tapi berkas-berkas pentng itu hangus terbakar,” jelasnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Sementara, kerugian material masih belum bisa diketahui.

 

Baca Juga : Pertanian Organik Lombok Kulon Sering Jadi Rujukan Perguruan Tinggi

 

“Untung tidak ada korban jiwa. Kalau kerugian mash belum tau, masih mau dihitung,” jelasnya.

Aisyah pun menjelaskan bahwa perkiraan sementara kebakaran yakni kornsleting listrik.

Pantauan di lapangan, kebakaran yang menghanguskan lima ruangan itu baru bisa di padamkan setelah dikerahkan tiga mobil pemadam.

Tampak yang warga maupun sejumlah karyawan pertanian yang hadir pun menutup hidung mereka. Karna aroma pestisida yang sangat menyengat. (och)