Share

SURABAYA – Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim untuk tidak mengambil cuti tambahan di luar cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Imbauan ini disampaikan Gubernur Jatim melalui Surat Edaran (SE) yang ditandatangani Sekdaprov Jatim Dr. Akhmad Sukardi, MM, nomor 862/8832/204.3/2017 tanggal 6 Juni 2017, perihal himbauan untuk tidak memberikan cuti tahunan sebelum dan sesudah cuti bersama Idul Fitri 1438 H.Demikian dikatakan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Drs. Benny Sampirwanto, M.Si, di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya, tadi siang.

Menurut Benny, imbauan ini merujuk pada SE Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi/Menpan RB nomor B/21/M.KT.02/2017 tanggal 30 Mei 2017, perihal himbauan untuk tidak memberikan cuti tahunan sebelum dan sesudah cuti bersama Idul Fitri 1438 H.

Tujuan dari imbauan ini, dijelaskannya agar penyelenggaraan pelayanan publik bagi masyarakat tetap berjalan maksimal. Sedangkan bagi PNS Pemprov Jatim yang tidak bisa mengikuti cuti bersama karena memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti pegawai rumah sakit dll, akan diberikan tambahan cuti tahunan.

 

Baca Juga : Jalan Tol Surabaya-Mengkreng Siap Dilalui Pemudik Lebaran

 

“Kepada PNS tersebut akan diberikan tambahan cuti tahunan sejumlah cuti bersama,” jelasnya.

Menurutnya, selain himbauan tidak menambah cuti, Gubernur Jatim juga meminta seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jatim untuk masuk kerja seperti biasa usai cuti bersama.

”Usai pelaksanaan cuti bersama Idul Fitri berakhir, dipastikan seluruh aktivitas instansi pemerintah harus sudah berjalan normal, terutama pelayanan public,” ujarnya.

Ditambahkannya, tingkat kehadiran hari pertama masuk usai lebaran di Pemprov. Jatim sangat baik, tidak ada satupun yang membolos. Merujuk pada edaran gubernur tersebut dan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, diharapkan seluruh Kepala OPD/Unit Kerja secara berjenjang untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi atas SE Gubernur tersebut..

“Imbauan ini untuk menjaga kedisiplinan ASN,” pungkasnya.(sga/ron)