SURABAYA – Sebanyak ratusan massa yang tergabung dalam elemen Gerakan Rakyat Untuk Daulat Agraria (GARUDA) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertahanan Nasional (BPN) Jawa Timur Di Jalan Gayungsari, Surabaya, kemarin. Mereka menuntut pemerintahan Jokowi-JK melakukan reformasi bidang agraria secara sejati.

Aktivis Wahana Lingkungan (Walhi) Jatim Wahyu Eka Setiawan yang ikut demo bareng petani ini menilai, pemerintahan Jokowi dan JK belum sungguh-sungguh melakukan reformasi agraria.

“Reformasi yang dilakukan belum mencerminkan reformasi agraria sejati.Kami menuntut adanya reformasi agraria sejati,” katanya saat ditemui di sela-sela aksi di depan BPN Jatim Surabaya, kemarin.

Selain reformasi sejati, diungkapkannya petani Jatim juga meminta pemerintah melakukan evaluasi tim penyelesaian agraria dengan melibatkan rakyat yang berkonflik.

“Kami minta agar BPN Jatim mendata ulang kasus-kasus agraria yang melibatkan rakyat dengan birokrasi serta pengusaha,” ungkapnya.

 

Baca Juga : Pemprov Jatim Terus Tingkatkan Kualitas Madrasah

Lahan sawah petani Jatim, menurutnya terus menyempit. Data Pemprov Jatim menyebutkan,Setiap tahunnya sekitar 1.000-1.100 ha lahan produktif beralih fungsi.

“Petani Jatim meminta supaya dihentikan perampasan tanah atau ruang hidup dengan dalih untuk kepentingan umum dan kesejahteraan sosial,” ujarnya.

Ditambahkannya, data dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyebutkan lahan produktif di Jawa Timur beralih fungsi menjadi perumahan, perkantoran, industri, dan pertambangan membuat semakin meningkatnya kasus konflik agraria di Jatim.

“Ini Hari Tani, tapi nasib petani di Indonesia banyak yang sengsara. Reformasi agraria yang dijanjikan pemerintah, sampai saat ini belum dirasakan bagi petani Indonesia dan petani terpaksa berhadapan dengan negara karena ingin mempertahankan hak atas tanahnya,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, seusai melakukan orasi didepan BPN Jatim, Perwakilan massa aksi Ditemui oleh pihak BPN Jatim dan sampai berita ini diturunkan masih dilakukan pertemuan tersebut.(sga)