BONDOWOSO – Sejumlah lembaga pendidikan di Bondowoso akan mendapatkan bantuan pengadaan lahan dan bangunan. Komitmen bantuan tersebut datang dari lembaga volunter dari Jepang.

Fasilitasi bantuan dari donatur Jepang tersebut dilakukan oleh Karna Suswandi, Bendahara PCNU Bondowoso. “Ini ada teman dari Japan Foundation yg berminat membantu pendidikan di Bondowoso. Kita hanya memfasilitasi saja,” ujarnya di kantor SMA Unggulan NU Bondowoso, Jumat (2/6/2017).

Karna yang ditemani oleh surveyor dari Jepang tersebut menjelaskan, bahwa ada 10 titik lembaga yang diminta oleh donatur Jepang tersebut. Salah satu yang dia tawarkan adalah SMA Unggulan NU. Karena itulah, SMA tersebut langsung disurvey. “SMA NU ini secara kriteria masuk untuk dibantu,” ungkapnya

Karna menjelaskan, bantuan yang akan diberikan nantinya bisa berupa pembelian tanah dan gedung. Nilainya, kata dia, minimal Rp 1,5 miliar per sekolah. Secara teknis, lembaga-lembaga tersebut tinggal menyiapkan pengajuan. Jika sekolah yang mengajukan itu masuk kriteria, diperkirakan akhir tahun ini sudah bisa direalisasikan. Menurut Karna, sementara ini bantuan itu diarahkan ke lembaga di bawah naungan lembaga Ma’arif NU.

 

Baca Juga : Pancasila Jangan Hanya Dihafalkan, Tapi Diamalkan

 

“Selaku pengurus NU, tentu saya mempunyai tanggung jawab agar bisa berkontribusi terhadap pengembagan pendidikan,” jelasnya.

“Mudah-mudahan bermanfaat bagi NU, utamanya Ma’arif untuk pengembangan pendidikan, termasuk mendorong terhadap pendidikan di Bondowoso,” tambahnya.

Di sisi lain, bantuan itu juga bisa dimanfaatkan oleh sekolah negeri. Untuk yg negeri pihaknya akan mengkomunikasikan dengan dinas pendidikan Bondowoso.

Sementara itu, langkah pengurus NU dengan menggandeng donatur Jepang itu mendapatkan apresiasi dari pengurus lembaga. “Kita tentu mengapresiasi, karena langkah seperti ini akan sangat membantu terhadap dunia pendidikan di Bondowoso, utamanya lembaga pendidikan di bawah naungan NU,” ujar Efril Kasiono, Bendahara SMA Unggulan NU Bondowoso.

Menurutnya, lembaga pendidikan di bawah naungan NU dari waktu ke waktu terus mendapatkan kepercayaan yang meningkat dari masyarakat. Hal itu tentu harus diimbangi dengan fasilitas yang memadai. “Mudah-mudahan upaya ini segera dapat terealisasi, mengingat peningkatan fasilitas di SMA Unggulan NU sangat mendesak,” pungkasnya. (esb)