BONDOWOSO – Forum Pimpinan daerah Bondowoso memantau pelaksanaan pencoblosan Pilkada serentak di berbagai TPS (Tempat Pemungutan Suara) di wilayah Bondowoso, Rabu (27/6). Di antaranya, TPS 8 Desa Sukowiryo , TPS 10 Kelurahan Tamansari di kecataman BONDOWOSO. Kemudian, di TPS 1 Desa Tenggarang, Kecamatan Tenggarang, terakhir di TPS 2 desa Klampokan kecamatan Klabang.

Bupati Amin Said Husni, mengatakan, bahwa monitoring ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua tahapan Pilkada khususnya pemungutan suara pagi ini berjalan dengan tertib dan lancar. Lebih penting lagi, tingkat partisipasi pemilih bisa maksimal sesuai yang diharapkan oleh KPU.

“Insyallah dari hasil pemantauan yang kita lihat di beberapa spot tadi, target 77, 5 persen itu insyallah mudah-mudahan bisa tercapai,” urainya di tengah-tengah monitoring ke TPS 2 desa Klampokan, Kecamatan Klabang, Rabu (27/6).

Ia mengungkapkan bahwa dari empat TPS yang sudah didatangi ini merepresentasikan 1.500 TPS yang ada di Bondowoso. Baik yang perkotaan dan pedesaan, semua masyarakat terlihat antusias, bahkan pada jam 11.00 siang ini sudah mencapai 60 persen.

“Jam segini saja sudah di atas 60 persen. Sehingga optimis saya, nanti setelah ini ditutup jam 13.00 nanti semua pemilih sudah menyalurkan hak suaranya,” terangnya.

Ia pun menegaskan bahwa dari hasil monitoring ini tidak ditemukan dalam artian negatif.

“Petugasnya lengkap kemudian saksi-saksinya lengkap, tingkat kehadiran masyarakat juga cukup lengkap. Kemudian proses pemungutan suara juga tidak menimbulkan kebingungan karena masyarakat sudah tau,” urainya.

Sementara itu, Ketua Komisioer KPU Hairul Anam, saat mendampingi Forpimda monitoring, menuturkan, masih ada beberapa pemilih yang belum mendapatkan undangan C6. Namun demikian, dipastikan semua masyarakat yang memiliki hak pilih tetap bisa mencoblos, dengan cukup membawa KTP elektronik.

“Mekanisme pelayanan terhadap pemilih, ada pemilih yang terdaftar di DPT kemudian ada pemilih yang kemungkinan tidak terdaftar di DPT senyampangvyang bersangkutan tidak memiliki KTP elektronik atau surat keterangan, maka bisa kita layani pada jam 12.00 – 13.00 WIB,” urainya.

Ia menerangkan, pihaknya sudah memaksimal mungkin dalam proses pemuktahiran data, memang ini menjadi evaluasi bagi KPU.

“Mungkin apa human erro atau di error sistem,”pungkasnya. (Och)