Share

BONDOWOSO – Masyarakat Desa Alassumur, Pujer, menggelar Festival Gunungan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil alam yang berhasil didapat di lokasi wisata Almour, Jumat (6/10).
Kegiatan tahunan tersebut berasa berbeda dari pada tahun sebelumnya. Pada tahun ini acara berlangsung begitu meriah, karena selain ditempatkan di objek wisata kebangaan masyarakat Desa Alassumur, acara tersebut dihadiri oleh petinggi pemerintah dan sejumlah tokoh pemuka agama. Seperti Ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir dan KH. Faqih Ali dari Situbondo.

Kepala Desa Alas Sumur, Totok Hariyanto, berkimitmen akan terus melaksanakan acara bertajuk tumpeng gunungan itu agar menjadi ikon desa Alassumur. Menurutnya acara tahunan ini akan memikat wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Ritual desa merupakan suatu filosofi gunungan yang mengerucut adalah gambaran bahwa segala sesuatu adalah atas ridho Allah, festival ini akan dilaksanakan sebagai even tahunan. Ttradisi kolosal ini semakin booming dan berpotensi jadi ikon desa dengan tujuan dapat menyedot wisatawaan dan investor,” ungkap Totok Hariyanto.

Atas iktikad Totok Hariyanto demi memajukan desa mendapat apresiasi dari ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir. Ia mengungkapkan bahwa dengan acara tersebut bisa menyatukan masyarakat dalam momen kabahagiaan sebagai wujud rasa syukur.

“Saya bangga pada masyarakat Alas Sumur yang kompak, ramah dan santun. Ini tak lepas dari wujud kesuksesan pak kades. Alhamdulillah kepala desa Almor sudah bisa menyatukan masyarakat,” puji Dhafir.

Pantauan di lapangan, acara berlangsung meriah dengan ditampilkannya beragam gunungan hiasan hasil bumi. Acara tersebut dipungkas dengan ceramah agama yang diisi oleh KH. Faqih Ali, Situbondo. (abr)