Share

BONDOWOSO – Pemerintah daerah Bondowoso kembali akan menggelar Festival Muharrom 2018. Rencananya, even tahunan ini akan dibuka pada 11 September hingga 20 September 2018.

Berbagai giat untuk menyemarakkan event yang sudah memasuki usia ke-10 ini pun telah dipersiapkan. Seperti, Pawai Lampion dengan tema Wonderful Bodowoso. Festival Hijab dengan mengatkan Etnik Moeslem Festival, Lomba Drumband, Festival Band, dan lomba fotografi.

Harry Patriantono, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, mengatakan, tema pada Fesmuy 2018 ini yakni menggali potensi, menggelar prestasi. Artinya, ada dua kegiatan yang menggabungkan kreatifitas dua OPD utamanya dalam memamerkan potensi dan menunjukkan prestasi Bondowoso.

“Pertama pameran yang leading sektornya itu dari Diskoperindag. Dimana Diskoperindag akan menampilkan potensi-potensi yang ada di Bondowoso. Kemudian untik event-event akan ditangani oleh Disparpora,”jelasnya usai Rapat Koordinasi Persiapan Festival Muharrom di Aula Sabha Bina, Senin (3/9).

Baca Juga : 20 September, Ki Ronggo 31 Akan Dilantik oleh Gubernur

Ia mengaku bahwa  dalam acara yang sudah masuk dalam kalender tahunan Ijen Festival ini, dampak yang bisa dirasakan seperti perputaran ekonomi akan terasa bagus sekali. Maksudnya, dalam optimalisasi bahan-bahan yang digunakan oleh para peserta pun bisa menjadi ladang rejeki bagi sejumlah pelaku usaha di Bondowoso.

Belum lagi juga, tingkat kehadiran sejumlah pelancong dan peserta dari luar kota pun juga mampu meningkatkan hunian hotel di Bondowoso.

“Untuk Fashion itu kan pesertanya bukan cuma di Bondowoso tapi juga dari luar kota juga. Sehingga tingkat kehadiran mereka juga. Mereka akan bermalam, pelaku usaha juga akan bermalam, sehingga multiplier effect di tingkat hunian hotel juga ada, perputaran ekonomi kecil dan UMKM akan berjalan,”terangnya.

Adapun anggaran yang digelontorkan untuk FesMuh 2018 ini, Harry, mengaku lebih kecil dibanding tahun lalu. Penyebabnya, ada pengurangan anggaran untuk alokasi Pilkada.

“Kurang tau angka pastinya, karena akan ada pengurangan anggaran untuk Pilkada kan,”pungkasnya. (Och)