Share

BONDOWOSO – Bupati Amin Said Husni pastikan full day school (FDS) untuk sementara ditunda hingga ada petunjuk lebih lanjut. Ini karena dari hasil konsultasi dan berbagai komunikasi yang dilakukan, Presiden Jokowi berjanji akan memberikan peraturan yang lebih komprehensif dalam bentuk Peraturan Presiden yang akan menjamin eksistensi madrasah diniyah ke depan.

Ini disampaikan Bupati Amin saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah ( DPC FKDT) dan Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah ( Porsadin ke -3), Sabtu (5/8), di Lapangan Maesan.

“Alhamdulillah, Pemprov Jatim, pak Gubernur sudah menerbitkan surat edaran kepada seluruh Bupati dan wali kota se-Jatim agar FDS itu untuk sementara ditunda sampai ada petunjuk lebih lanjut mengenai pelaksanaan kebijakan ini,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa di Bondowoso sejauh ini tidak ada sekolah yang menerapkan full day schol tersebut, kecuali sekolah swasta atas inisiatifnya sendiri. Tapi, pada prinsipnya Pemda terus mendukung agar eksistensi madin dapat terus dikembangkan dan semakin maju dimasa depan.

“Kenapa ini penting? Karena madin dan ponpes menjadi mata rantai pendidikan agama islam yang mengajarkan ajaran yang rahmatan lil alamin,” ujarnya.

 

Baca Juga : Gus Ipul : Datangkan Pertolongan Allah Dengan Kurangi Kemaksiatan

 

Sehingga pembelajaran di madin ini, jelas Bupati, bisa menghasilkan pemahaman keagamaan yang utuh, komprehensif, tidak sepotong-sepotong. Oleh karena itu, siswa siswi yang sudah mendapatkan dasar pendidikan dari madin tidak akan menjadi Islam yang ekstremis.

Untuk informasi, di Lapangan Maesan berlangsung Pelantikan Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah ( DPC FKDT) dan Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah. Ketua DPC FKDT yang baru dilantik, Muhammad Hidayah, menjelaskan terdapat sedikitnya tujuh jenis lomba yang dikompetisikan yakni tahfidz, pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Arab, Puisi, Morotal Walimlak, Qiroatil Qutur.

Tampak hadir,Ketua DPRD Ahmad Dhafir,Wakil Ketua DPRD Irwan Bachtiar dan sejumlah tokoh agama. (och)