Share

PROBOLINGGO – Senin (28/5/2018) — Ditahun 2018 ini, Perpustakaan Desa Aqila Desa Krejengan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur telah meraih dua kali prestasi tingkat propinsi.

Tertanggal 22 Mei 2018, telah mendapatkan predikat juara harapan I dalam lomba Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan se – Provinsi Jawa Timur, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur.

Ini adalah prestasi kedua bagi Perpusdes Aqila yang baru diresmikan awal tahun 2018. Sebelumnya perpusdes Aqila mendapat predikat perpusdes terbaik se – Kabupaten Probolinggo, kemudian masuk 10 besar nominator lomba Perpusdes tingkat Provinsi.

Prestasi tersebut merupakan hasil dari sebuah komitmen bersama antara Pemerintah Desa Krejengan dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo untuk melakukan terobosan baru dalam pengembangan fungsi dan pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat segala informasi bagi masyarakat berbasis teknologi informasi.

Kepala Desa Krejengan Nurul Huda sekaligus penanggung jawab kegiatan perpusdes Aqila cukup puas dengan prestasi kali ini. Memenangkan sebuah lomba memang penting sebagai sebuah bentuk pengakuan dan untuk memotivasi ke arah yg lebih baik. Tapi menurut ia, juara sejati adalah manakala perpustakaan itu mampu memberikan manfaat dan memberdayakan masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah hadirnya perpustakaan Aqila ini benar-benar dirasakan dampak dan manfaatnya bagi warga masyarakat. Adanya informasi yang luas, literasi dan pustaka yang cukup bagi masyarakat tentu hal ini mampu meningkatkan sumber daya dan perekonomian masyarakat desa,” kata Kades Huda, sapaan akrabnya.

Salah satu catatan penting terkait hasil lomba tingkat provinsi itu, Nurul Huda mengemukakan perpusdes Aqila memang belum terakreditasi, sementara juara I-III seluruhnya telah terakreditasi. Ke depan pihaknya bersama Dispersip akan segera menyiapkan proses akreditasinya.

Lebih lanjut Ketua Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (APDESI) Kabupaten Probolinggo ini mengutarakan bahwa prestasi dan keberhasilan yang telah diraih ini juga berimbas pada ketertarikan pemerintah desa sekitarnya untuk membangun perpusdes serupa.

Baca Juga : Bupati Amin Senang Ada yang Siap Melanjutkan Visi – Misinya

“Sedikitnya sudah tiga desa di kecamatan Krejengan yang mengambil ancang-ancang, yakni desa Sentong, Karangren dan desa Opo-opo, dan bakal pengurusnya sudah diberikan pembinaan dan pelatihan awal oleh Dispersip beberapa waktu lalu,” jelas penyuka furniture antik ini

Dengan membangun dan mengelola secara optimal sebuah perpusdes yang kekinian ini, lanjut Huda, akan menjadi sumber inspirasi tak terbatas bagi seorang pemimpin pemerintahan desa dalam menentukan arah yang baik dengan tujuan meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa.

“Konsep pembangunan desa yang sebenarnya itu tidak hanya fisik saja tapi bangaimana kita mampu membangun sumber daya manusia dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat yang berkesinambungan,” tandasnya.

Secara terpisah, Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo, Raharjo membenarkan apa yang disampaikan kades Krejengan tersebut. Terobosan baru bagi Perpusdes saat ini merupakan sebuah replikasi dari Perpustakaan Daerah yang sebelumnya juga terus berbenah dan berinovasi dalam menjawab tantangan era globalisasi.

“Alhamdulillah hal ini sesuai dengan harapan kami untuk bisa menulari desa lain. Perpusdes merupakan bentuk syi’ar kami dalam merubah pandangan umum masyarakat tentang perpustakaan. Singkatnya perpustakaan kini sudah bertransformasi menjadi wujud baru dan jauh lebih berdampak positif bagi masyarakat desa,” ujarnya

Raharjo menambahkan, adanya dampak nyata dan prestasi membanggakan yang telah ditorehkan Perpusdes Aqila itu merupakan sebuah motivasi besar bagi Dispersip untuk terus mengupayakan munculnya Perpusdes baru di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Sejak awal tahun 2017 Dispersip gencar mengupayakan munculnya Perpusdes, total saat ini kami memiliki 15 perpusdes binaan yang tersebar di wilayah Kabupaten Probolinggo. Tahun pertama kami bangun lima Perpusdes dan di tahun 2018 ini ada penambahan sepuluh Perpusdes,” pungkasnya. (afu)