Share

PROBOLINGGO KOTA – Kota Probolinggo kembali menorehkan prestasi serupa tahun ini, setelah sebelumnya sukses menerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Pratama pada tahun lalu.

Penghargaan KLA Kategori Pratama diperoleh Kota Probolinggo dua kali beruntun. Senin (23/7) malam lalu, yang diterima langsung oleh Walikota Probolinggo, Hj Rukmini dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Yohana Yambise, di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur.

Menurut Walikota Rukmini, penghargaan KLA ini merupakan penghargaan yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota yang telah mewujudkan program pemenuhan hak anak dengan baik.

“Penghargaan ini berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan tim KPPPA kepada 389 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Dari hasil evaluasi tersebut, 177 kabupaten/kota berhasil meraih penghargaan di kategori yang berbeda-beda,” terang Walikota Rukmini.

Sementara itu, dalam sambutannya, Menteri PPPA Yohana Yembise menyatakan bahwa perempuan dan anak merupakan aset yang sangat berharga bagi negara.

Bahkan, menurutnya di beberapa negara program-program pemerintah telah disusun dengan mementingkan hak perempuan dan anak.

“Oleh karena itu saya berpesan kepada seluruh pemerintah daerah agar tidak ragu untuk mengalokasikan anggaran untuk perempuan dan anak karena mereka lah aset bangsa. Saya berharap penghargaan ini bisa menjadi pelecut semangat pemerintah daerah untuk lebih serius dalam pemenuhan hak anak untuk menuju target Indonesia Layak Anak 2030,” jelas Yohana.

Malam Penganugerahan KLA ini diawali dengan penyerahan penghargaan KLA Utama yang merupakan kategori tertinggi saat ini. Penghargaan KLA Utama tahun ini berhasil diraih oleh Kota Surakarta dan Surabaya.

Di Kategori Nindya, 11 Kabupaten/Kota termasuk Kabupaten Tulungagung berhasil meraih penghargaan ini. 51 Kabupaten/Kota lainnya berhasil meraih penghargaan KLA kategori Madya.

“Sedangkan Kota Probolinggo, bersama dengan 112 kabupaten/kota lainnya berhasil meraih KLA Pratama,” ungkap Yohana.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Probolinggo, Sukam saat dikonfirmasi media mengucapkan rasa syukurnya atas keberhasilan Kota Probolinggo untuk kedua kalinya meraih penghargaan KLA Pratama.

“Kami akan tetap berharap ke depan Kota Probolinggo bisa meraih penghargaan dengan kategori yang lebih tinggi,” kata Sukam.

Menurut Sukam, hasil dari penilaian tahun ini cukup tinggi, sudah lebih baik dari tahun lalu.

“Kita tinggal menunggu hasil evaluasi dari tim KPPPA sehingga kita tahu poin-poin mana saja yang masih kurang sehingga kita bisa perbaiki lagi,” pungkasnya. (afu)