Share

BONDOWOSO – Komisi Pemilihan Umum Bondowoso menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilbup 2018 di Ballroom Palm Hotel, Rabu (18/4). Ada pun jumlah DPT yang ditetapkan yakni 578.741. Rinciannya 300.561pemilih perempuan, dan 278.180 pemilih laki-laki. Semua pemilih itu akan mencoblos di 1.500 TPS yang tersebar di 219 desa/ kelurahan yang ada di Kota Tape ini.

Hairul Anam, Ketua Komisioner KPU Bondowoso, mengatakan, dari DPT terakhir (598.727) yang ditetapkan sebelumnya memang terjadi penyusutan sekitar 19 ribuan. Penyebabnya, yakni jumlah data yang tidak memenuhi syarat (TMS) seperti meninggal, pindah domisili atau data ganda, serta mungkin yang bersangkutan masuk TNI dan Polri.

“Jadi dari beberapa kriteria itu yang secara akumulasi terjadinya pengurangan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penetapan DPT ini sudah final yang selanjutnya akan langsung dilaporkan kepada KPU Provinsi.

 

Baca Juga : Disperindag Pastikan 27 Merek Ikan Makarel Bercacing Ditarik

 

Berkaitan dengan pemilih pemula yang baru akan berusia 17 tahun pada 27 Juni 2018, Hairul Anam, memastikan bahwa pemilih tersebut telah dimasukkan dalam DPT yang ditetapkan Rabu (18/4) ini. Adapun berkaitan dengan e-KTP atau Suket (Surat Keterangan), pihaknya akan berkoordinasi dengan DIspendukcapil agar nantinya pemilih pemula itu bisa memiliki Suket.

“Tinggal nanti kita koordinasikan hal apa atau tekhnis apa yangmungkin bisa kita fasilitasi atau kita bantu dalam rangka untuk mempercapat penyebaran daripada Suket,” tegasnya.

Sementara itu, pemilih yang belum melakukan perekaman e-KTP yang sebelumnya terdata 30.858, yang data by name by address sudah disampaikan kepada Dispendukcapil.

“Yang 15 ribu sekian sudah selesai, dalam perjalanan proses rekam, jadi yang belum atau proses perekaman sekitar 40 persen sekian,” ujar Anam

Sedangkan dari hasil tersebut juga ada kriteria data pemilih yang masuk dalam database kependudukan dan ada yang tidak masuk ke dalam database kependudukan. Kemudian, data yang masuk dalam database kependudukan itu secara otomatis sudah masuk ke dalam DPT ini walaupun belum melakukan perekaman.

“Kemudian yang non database langkah-langkah Dispenduk yang dilakukan yakni mengkoordinasikan dengan pihak desa untuk pengajuan NIK dan KK. Harapan kita sebelum proses pemungutan suara sudah tuntas untuk dilakukan perekaman,” jelasnya.

Sementara pemilih yang tidak masuk di dalam database kependudukan yakni 1.606 yang proses datanya juga dinamis. Dari jumlah ini masih tetap dilakukan pemeriksaan.

Namun demikian, Anam memastikan bahwa masih ada Daftar Pemilih Tb (Tambahan), yang menggunakan Suket.

Hadir dalam penetapan DPT Pilbup Bondowoso 2018 itu yakni tim pemenangan perwakilan masing-masing tim Paslon, seluruh PPK (Panitia Penyelenggara Kecamatan), serta Panwaskab. (och)