BONDOWOSO – Sebagai mitra pemerintah daerah dalam memberikan masukan terhadap arah kebijakan, Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Bondowoso terus menunaikan tugasnya. Sejak dilantik pada awal 2020, DRD Bondowoso telah melayangkan berbagai rekomendasi sebagai jalan keluar persoalan yang sedang dihadapi oleh Kabupaten Bondowoso.

Ketua DRD Bondowoso, KH. Imam Thahir mengungkapkan, deretan buah pemikiran DRD tersebut sebagian telah diserahkan kepada Bupati Salwa untuk kemudian dapat ditindaklanjuti oleh Dinas terkait. Imam Tahir berharap rekomendasi yang dibuat dapat mendorong percepatan pembangunan daerah.

“DRD mengupayakan percepatan pembangunan daerah dengan membuat beberapa rekomendasi. Jadi kita bekerja dalam artian mendesain APBD yang pro rakyat,” kata Imam Tahir, Rabu (25/11/2020).

Agar terget Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kepemerintahan Bupati Salwa dan Wabup Irwan Bachtiar Rahmat tercapai, DRD sebelumnya telah mengusulkan beberapa rekomendasi, diantaranya. Di bidang kesehatan, DRD telah merekomendasikan pembangunan rumah sakit kelas B di Kecamatan Tamanan dan Tapen. Pada bidang infrastruktur, DRD telah merekomendasikan pembangunan embung. DRD menilai Pemkab Bondowoso perlu memperluas jaringan irigasi mengingat jumlah kebutuhan pertanian masyarakat meningkat.

 

Baca Juga : Bupati Situbondo Positif Covid-19, Satgas Lakukan Sterilisasi dan Penyemprotan Disinfektan di Pendopo

 

“Dalam rangka mengatasi irigasi di persawahan. DRD sudah merekomendasi bupati PUPR untuk segeraembangun embung-embung di sesuai dengan kebutuhan,” ungkapnya.

Mantap DPR Provinsi Fraksi PPP ini menerangkan jika pihaknya saat ini sedang menyelesaikan tiga rekomendasi. Meliputi pencegahan Demam Berdarah (DB), evaluasi efektivitas embelajaran daring dan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui usulan program musala sehat.

“Salain Covid-19, DB juga berbaya. DRD merekomendasi penanganan DB yang efektif dan efisien. Kita juga sedang mentelaah sejauh mana efektivitas PJJ. Kita punya solusi agar target kurikulum tercapai. Kita sedang upayakan musala sehat. Antisipasi perkembangan virus. Mengani kasus seperti itu harus diciptakan sebuah kondisi musala yang memiliki aspek kesehatan dan kontruksi yang sehat. Tiga ini masih di percetakan tapi sudah selesai,” terangnya.

Atas lahirnya rekomendasi-rekomendasi tersebut, DPRD diminta menyambut baik dan menyetujui program-program tersebut saat masuk dalam APBD. “Teman-teman DPR juga memahami, membantu dan mendorong terhadap hal-hal seperti itu,” harapnya. (abr)