Share

BONDOWOSO – Setelah dilakukan verifikasi terhadap berkas administrasi bakal calon legislatif, KPU Bondowoso menemukan masih ada beberapa berkas yang perlu dilengkapi. Seperti, belum adanya SKCK, surat keterangan tidak pernah ditahan dari pengadilan juga ada yang belum melengkapi. Selain itu, juga ada caleg yang belum melampirkan KTA (Kartu Tanda Anggota).

“Ada juga di Silon kita temukan seperti, yang discan itu ijazah asli, bukan ijazah dilegalisir. Karena kalau yang discan ijazah asli, sementara yang disetor itu yang dilegalisir basah, ya kami contreng TMS. Harus sama,” urai Saifullah, Komisioner KPU Bondowoso Divisi Tekhnis, usai acara Penyerahayan hasil verifikasi kelengkapan dokumen bacaleg, Jum’at (20/7).

Ia menerangkan hampir semua parpol peserta pemilu masih harus melengkapi berkas administrasi calon. Oleh karena itu, pihaknya menginformasikan hal tersebut kepada partai untuk kemudian dilengkapi hingga akhir juli atau 31 Juli 2018.

Baca Juga : Banyak Bacaleg di Bondowoso Belum Lengkapi Syarat Administrasi

“Kalau yang TMS itu perempuan kemudian tidak diganti, satu dapil bisa hilang semua. Tapi kalau laki-lakj, diganti atau tidak diganti tidak berpengaruh pada yang lain,” tambahnya.

Lebih jauh, Ia mengingatkan agar semua bacaleg sebelum tanggal 31 Juli 2018, kekurangan berkas sudah bisa dipenuhi oleh parpol.

“Agar kita bisa enak melakukan verifikasi perbaikan. Nanti kan kita khawatir ketika, tanggal 1-7 Agustus, verifikasi perbaikan KPU masih ditemukan TMS ya kita coret itu, kita beritahu untuk mengganti,” urainya.

Di KPU Bondowoso sendiri, total bacaleg yang teraftar yakni 538 orang dari 16 parpol peserta pemilu. (och)