Share

SURABAYA – Stiker untuk taksi online segera dicetak dan bisa dipasangdi bagian depan dan belakang, itu sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108.Di aturan pemasangan stiker itu termuat di pasal 27 ayat (1) Permenhub 108/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan, Lalu Lintas, dan Angkutan Jalan (LLAJ) Jawa TimurWahid Wahyudi DiSurabaya, kemarin.

Menurutnya, sesuai pasal itu, stiker berbentuk bulat berdiameter 15 sentimeter ini akan dipasang di kaca depan kanan atas dan kaca belakang.Untuk  informasi yang harus termuat di striker itu yakni wilayah operasi, tahun penerbitan kartu pengawasan, nama badan hukum, dan disertai latar belakang logo Perhubungan.

Pencetakan stiker ini, diungkapkannya akan disesuaikan dengan jumlah kendaraan yang telah mendapatkan izin beroperasi dari Dishub LLAJ. “Gampang kok tinggal cetak. Target saya, dalam seminggu ke depan sudah ada 108 kendaraan yang mendapat izin operasional. Jadi stiker akan kami cetak sesuai jumlah itu,” ungkapnya.

 

Baca Juga : Punya Sumur Sisa Majapahit, Desa Ini Ditetapkan Sebagai Desa Budaya

Dishub LLAJ Jatim, dijelaskannya saat ini memang sedang fokus pada proses pemberian izin prinsip dan izin operasional untuk kendaraan taksi online di Jatim.Sampai hari ini, baru ada 38 kendaraan taksi online yang telah memegang izin operasional.

“Minggu depan, Dishub LLAJ akan mengeluarkan izin operasional 70 kendaraan taksi online yang sudah mendapat izin prinsip dan melengkapi persyaratan administrasi dan uji kendaraan (KIR),” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini masih ada 2.230 kendaraan taksi online dari sekitar 30 perusahaan yang sudah mendapat izin prinsip tapi belum melengkapi syarat administrasi dan uji KIR untuk mendapatkan izin operasi.

“Izin prinsip itu berlaku enam bulan. Jadi kalau sampai enam bulan perusahaan belum melengkapi syarat administrasi dan uji kendaraan untuk izin operasi, izin prinsipnya akan kami cabut,” pungkasnya.(sga)