Share

 

BONDOWOSO – Dinas Kesehatan Bondowoso bersama jajaran Pemerintah desa Jampit, Kecamatan Ijen melaunching Pozkita (Pos Gizi Kita), beberapa waktu lalu. Ini merupakan bentuk upaya untuk terus mengantisipaai gizi buruk di wilayah tersebut.

Mewakili Kepala Dinas Kesehatan, dr Titik Erna Erawati, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dalam sambutannya, mengucapkan sebenarnya di desa Jampit tidak ada gizi buru. Maka dengan kehadiran Pozkita ini harus bisa menangani balita yang beratnya masih kurang. Sehingga, tidak ada balita yang masuk kategori gizi buruk.

“Tidak semua kepala desa, bisa care dengan urusan-urusan kesehatan. Apalagi, kata dia, sampai menganggarkan dari DD (Dana Desa). Dan pozkita di desa Jampit  baru pertama kali ada, dan masih satu-satunya di kabupaten Bondowoso,”terangnya.

 

Baca Juga : Satlantas Polres Bondowoso Sosialisasikan Penyalahgunaan Rotator dan Sirine

 

Sementara itu, Kepala desa Jampit Sutiyono, mangatakan dalam penggunaan Dana Desa, selama tidak bertentangan dengan peraturan yang ada, pihaknya siap memberikan pelayanan yang dibutuhkan.

“Pozkita ini didanai oleh desa, melaui DD. Karena DD itu, 60 persen untuk fisik, dan sisanya 40 persen untuk pemberdayaan,”urainya.

Dia juga berharap kegiatan positif seperti ini terus berlanjut, dan desa Jampit jauh dari yang namanya gizi buruk.

Acara yang dilaksanakan di balai desa Jampit tersebut, dihadiri langsung oleh Kabid Kesmas Dinkes Bondowoso dr. Titik Erna Erawati, Kepala Puskesmas Ijen Rudy Iswoyo, Kades Jampit Sutiono, perwakilan camat dan kebun Jampit.(och)