Share

BONDOWOSO – Dinas Kesehatan Bondowoso akan kembali melakukan pemeriksaan kesehatan para calon jemaah haji yang akan diberangkatkan tahun 2022 ini.

Kendati belum diketahui pasti keberangkatannya, namun Dinkes memastikan pemeriksaan kesehatan tetap harus diulang. Sebab, tes kesehatan sebelumnya dilakukan pada 2020 lalu. Namun, pada saat itu terpaksa keberangkatan dibatalkan karena pandemi Covid-19.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, M. Imron, tes kesehatan sendiri akan dilakukan secara bertahap. Untuk pertama harus dilakukan di puskesmas terdekat dengan rumah masing-masing.

“Jika diperlukan tindak lanjut ke rumah sakit, maka juga akan dilakukan pemeriksaan di rumah sakit,” katanya.

Ia menerangkan, tesnya sendiri secara umum meliputi tes kebugaran fisik. Kemudian nanti dilihat dari pemeriksaan vital sains-nya.

“apakah ada gejala darah tinggi atau tidak, apa ada penyakit metabolik atau tidak,” pungkasnya.

Tak hanya kesehatan, pihaknya juga memastikan CJH sudah menerima vaksin dosis ke tiga atau booster.

Sembari juga, menunggu informasi penyesuaian vaksin yang diterima screening di Kantor Imigrasi Saudi Arabia.

Baca Juga : Kalau ke Ijen, Jangan Lupa Ajak Pasangan Mampir ke Gembok Cinta Niagara Mini Bondowoso

Karena, berdasarkan kabar terbaru vaksinasi menggunakan Sinovac juga sudah dapat diterima untuk perjalanan luar negeri. Walaupun demikian, pihaknya belum dapat memastikan apakah hal juga berlaku untuk pemberangkatan jamaah haji.

“Kalau belum ada hitam di atas putih dari Kemenkes, belum berani kita,” imbuhnya.

Imron menerangkan, manakala vaksin yang telah dilakukan oleh CJH tak sesuai. Maka, pengulangan vaksinasi yang cocok dianggap tidak bermasalah dengan catatan rentan waktunya sudah sesuai dengan ketentuan.

Berdasarkan data dari Dinkes Bondowoso, mayoritas masyarakat Bondowoso divaksin Sinovac. Bahkan hampir 70 sampai 80 persen, bain dosis satu dan dua.

Adapun, pemberlakuan karantina sudah tidak ada lagi. Baik ketika akan berangkat maupun selepas dari tanah suci Mekah.

“Walaupun begitu, pada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan” pungkasnya.(och)