Share

BONDOWOSO– Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nadhlatul Ulama (LPBH NU), Lesbumi( Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia), LTN (Lajnah Ta’lif wan Nasyr) Bondowoso melaporkan akun facebook Abdurr Q ke Polres wilayah setempat pada Senin (20/4/2020).

Laporan dilayangkan karena pemilik akun yang diketahui merupakan warga Desa Tegalampel, Kecamatan Tegalampel itu, diduga menghina Lembaga Keagamaan NU melalui akun facebook pribadinya.

Ach. Abrori, Ketua LPBNU Bondowoso, kepada awak media, menerangkan, bahwa sebelum melaporkan pemilik akun, pihaknya telah melakukan tabayyun dengan mendatangi ke rumahnya sebagaimana anjuran dari para Kiai NU. Namun, yang bersangkutan tak menunjukkan iktikad baik. Bahkan, bersikap menantang dan memposting tantangannya pada tanggal 16 April 2020.

“Kami sudah tabayyun ke situ agar ini tak jadi masalah, agar minta maaf di akun yang sama. Ternyata dia tidak mau, bahkan dia akan meladeni sampai ke Pengadilan,”ujarnya.

Bersama laporan itu, pihaknya juga melampirkan sejumlah bukti postingan yang dituliskan di akunnya pada 15 April 2020 sekitar pukul 07.32 WIB terkait penghinaan dimaksud.

Dilanjutkan oleh Abrori, bahwa laporan tersebut dilayangkan juga sebagai upaya meredam gejolak sosial yang muncul. Karena memang dalam postingan tersebut selain penghinaan terhadap NU, juga menyebutkan pondok pesantren NU.

 

Baca Juga : Pemkab Bondowoso Akan Distribusikan Belasan Ribu Kartu BPNT

 

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bondowoso AKP Jamal, membenarkan telah menerima laporan dimaksud.

“Iya kami menerima laporan itu, dan akan kami dalami,”pungkasnya.

Sementara itu pantauan di akun facebook Abdur Qi, postingan terkait penghinaan terhadap NU diposting pada 15 April 2020 sekitar pukul 07.32 WIB. Secara terperinci penghinaan dimaksud yakni, :

“NU itu agama apa ..? didalam tubuh NU (Ponpes NU)itu ada homo sexual yaitu hubungan
sejenis antar santri (Pengakuan dari santri NU),
NU itu Agama bukan Islam, agama Islam dengan Agama NU itu. Beda,namun dalam lakop lakum dinukum wiliadin maka ada toleransi antara agama Islam dan agama NU, tak sama Islam tak
seperti itu”.

Hingga berita diturunkan, postingan dimaksud sudah mendapat 123 like, 275 komentar, dan telah dibagikan sebanyak 16 kali.(och)