BONDOWOSO – Selain inovasi Gema Pildasi milik Dinas PUPR, Bondowoso juga menawarkan kemudahan proses perijinan dan investasi dalam gelar pameran Pelayanan Publik Jawa Timur di Gresik, 18-20 Mei. Langkah tersebut sebagai akselerasi Pemkab Bondowoso dalam menggaet investor.

Purno Winardi Kepala Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Ketenegakerjaan, mengungkapkan, dalam gelar pameran tersebut, pihaknya membawa sejumlah inovasi. Di antaranya adalah  Sistem Aplikasi Perijinan Online (Siapo).

“Sistem pengurusan perijinan melalui online ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Begitu juga informasi-informasi lengkap mengenai pengurusan perijinan bisa dilihat di website. Termasuk Informasi tentang tenaga kerja,” ungkapnya kepada Memo Indonesia.

Terkait dengan proses pengurusan ijin yang semakin mudah tersebut, lanjut dia, masyarakat juga bisa melihat tatacaranya di website. “Proses dari awal mendaftar sampai terbitnya ijin yang telah memenuhi persyaratan lengkap bisa dilihat di website. Begitu juga dengan semua pengaduan baik menyangkut perijinan atau pun ketenagakerjaan bisa melalui email atau website,” paparnya.

 

Baca Juga : Tampil di Event Pengembangan Inovasi, Gema Pildasi Dulang Apresiasi

 

Menurut Purno, langkah tersebut sebagai bentuk inovasi pihaknya untuk mempermudah proses perijinan dan masuknya investasi. Karena selama ini, semua proses itu masih berjalan secara manual. Sehingga dengan inovasi Siapo ini, semua bisa menjadi lebih mudah dan cepat.
Purno menjelaskan, saat ini pihaknya fokus meningkatkan iklim investasi di Bondowoso. Apalagi, kata dia, Bondowoso sudah memiliki payung hukum yang banyak memberikan kemudahan bagi para investor.

“Semuanya sudah diatur dalam Perbup tentang Rencana Umum Penanaman Modal Bondowoso,” ungkapnya. Salah satu fasilitas yang diberikan kepada investor adalah jaminan kemudahan dalam proses usaha yang akan didirikan. Terkait perijinan ini, pihaknya akan memberikan pendampingan hingga unit usaha siap berjalan.

Selain itu, pihaknya juga akan memberikan fasilitasi bagi investor yang melirik produk-produk atau sektor-sektor unggulan di Bondowoso.

“Banyak keunggulan-keunggulan kita yang memiliki nilai jual tinggi. Misalnya produk pertanian seperti kopi dan beras organik,” ungkapnya. Selain itu, yang tak kalah berpotensi tentu sektor pariwisata dan produk-produk UMKM. (abr/esb)