Share

SITUBONDO – Dapur rumah dan kandang sapi milik Misdjo, warga Dusun Pengabinan Timur, π–£π–Ύπ—Œπ–Ί Sumberejo, Kecamatan Besuki, Situbondo, terbakar, Selasa (20/9/2022) sore. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil hingga puluhan juta rupiah.

Kooordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. “Saat kebakaran terjadi Misdjo sedang berada di ladang. Sedangkan istrinya atas nama Masiya, duduk-duduk di teras rumahnya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Puriyono mengungkapkan, si jago merah pertama kali terlihat oleh tetangga korban. “Sontak istri korban terkejut mendengar teriakan kebakaran yang melanda kandang sapi dan dapur rumahnya,” tambahnya.

Warga yang mendengar tersebut berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Dengan peralatan seadanya mereka pun memadamkan api yang membakar kandang sapi dan dapur rumah korban. “Alhamdulillah tidak lama kemudian kobaran api berhasil dipadamkan,” beber Puriyono.

Baca Juga :Β Rumah Warga Situbondo Rusak Parah Diterjang Angin Puting Beliung, Kerugian Capai Puluhan Juta

Lebih jauh, Puriyono mengungkapkan, di dalam kandang tersebut ada tiga ekor sapi.

“Dua ekor sapi berhasil diselamatkan, namun yang satu ekor sapi mengalami luka bakar cukup parah di bagian punggung,” tegasnya.

Masih kata Puriyono, untuk dapur korban mengalami kerusakan dengan kategori berat. “Dinding bagian atas dapur yang terbuat dari papan kayu mengalami kerusakan parah, atap dapur sebagian terbakar, dan dinding sebelah timur terbakar habis,” pungkasnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut. Namun diperkirakan korban mengalami kerugian materil hingga Rp20 juta. Karena dapur dan kandang rusak berat. Kemudian satu ekor sapi mengalami luka bakar.

Puriyono menduga, peristiwa tersebut terjadi lantaran adanya pembakaran sampah di sekitar kandang sapi. Karena angin kencang, sehingga api membesar hingga membakar kandang serta dapur korban.

“Namun untuk penyebab pastinya masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwajib,” tutupnya. (OZI)