Share

BONDOWOSO – Kecamatan Cerme tahun 2017 mendapatkan pembangunan tiga proyek besar. Pembangunan proyek tersebut total menelan dana hingga sekitar Rp 27,2 milliar.

Hal itu diungkapkan Camat Cermee Suhari Ali Chandra, saat memberikan sambutan di acara Silaturahim Guru Ngaji, Takmir Masjid dan Pengelola Pendidikan di Lingkungan NU Kecamatan Cermee, di Ponpes Darul Falah, Rabu (20/9).

Dia menjelaskan tiga proyek besar tersebut di antaranya pembangunan akses jalan menuju destinasi wisata stonehange Solor. Pembangunan akses jalan ini menelan biaya sekitar Rp 11,5 milliar. Kemudian juga, di Desa Jirek sekarang masyarakatnya telah bisa menikmati aliran listrik. Setelah PLN menginvestasikan anggaran sebesar Rp 14,5 milliar.

“Kemudian yang terakhir, pembangunan jembatan gantung untuk desa Grujugan yang menghubungkan antara dusun Benjuren dan Kalibogor, senilai Rp 1,2 M. Ini kalau didanai ADD dan DD, saya rasa tidak akan sanggup,” ungkapnya.

 

Baca Juga : Festifal Muharam Jadi Kontestasi Masyarakat Bondowoso

 

Selain itu, kata Suhari, saat ini sedang dikerjakan pembangunan sepuluh gazebo oleh Disparpora di sekitar Batu Solor.

Dengan adanya percepatan pembangunan yang sedang berlangsung di Kecamatan Cerme ini, khususnya di bidang pariwisata, Ia berharap agar masyarakat desa Solor mengimbanginya dengan skill dan kreatifitas yang mumpuni. Sehingga destinasi wisata yang diperkirakan akan bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi ini benar-benar bisa dinikmati oleh warga asli kecamatan Cerme, khususnya desa Solor.

Sementara itu, sejauh ini pihaknya gencar mengajak pemuda di setiap desa untuk merangsang skill dan kreatifitas melalui berbagai pelatihan. Baik pelatihan yang dilakukan secara mandiri maupun dibimbing oleh pemerintah desa. (och)