BONDOWOSO – Seorang pria berusia 30 tahun, Atim Eka terseret arus banjir saat mencari keong di Sungai dekat rumahnya, Senin (6/4/2020).

Korban yang merupakan warga Jalan Diponegoro RT 25 RW 05 Kelurahan Kotakulon itu, mencari keong bersama dua orang temannya di sawah seberang sungai Purbo, sekitar pukul 14:00 WIB.

Komandan SRU (Search and Rescue Unit) Basarnas Pos Jember, Rudi Prahara sebagaimana keterangan saksi, Selasa (7/4/2020) menerangkan, saat itu air deras karena banjir. Mereka biasanya mandi dan sengaja menghanyutkan diri, mengikuti arus air. Namun naas, saat kejadian dia tidak bisa mengendalikan diri dan terseret arus.

“Saat itu kedua temannya sudah naik. Namun korban terus terbawa arus. Anehnya tidak minta tolong dan tidak berteriak,” kata

Menurut Rudi, Basarnas sendiri tiba di lokasi sekitar Pukul 19:00 WIB kemarin. Namun karena minim penerangan dan debit air tinggi, maka hanya dilakukan pemantauan.

 

Baca Juga : Bupati Bondowoso Imbau Masyarakat Tenang dan Tidak Memojokkan Warga Positif Corona

 

“Baru pencarian dimulai hari ini. Kita dari Tim SAR gabungan dan sejumlah warga, mulai melakukan penyisiran,” katanya.

Menurutnya, fokus pencarian hari ini dilakukan sampai radius 7 kilometer dari titik korban hilang. Dengan asumsi korban belum terlalu jauh dan terjepit, karena kontur sungai berbatu. Adapun pencarian dibagi dalam lima SRU.

“Sampai sejauh ini masih nihil. Belum ada tanda-tanda. Kami juga sudah berkordinasi dengan penjaga Bendungan Sampean Baru, agar menginformasikan jika melihat ada tanda-tanda,” terangnya.

Informasi dihimpun, saat terseret arus sungai, korban mngenakan kaos cokelat muda, celana pendek hitam, serta kaos Bali bermotif Barongsai.(och)