Share

PROBOLINGGO – Pada sejarah bangsa Indonesia telah membuktikan bahwa peran santri, ulama dan kyai adalah salah satu penyokong utama kemerdekaan Republik Indonesia.

“Namun sekarang ini sudah berbeda paradigma dan tentu dengan perjuangannya berbeda pula,” kata Bupati Probolinggo Hj P. Tantriana Sari, SE, kepada media, tadi siang.

Bupati Tantri juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para santri yang salah satu pada kegiatan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2017 lalu.

“Pertama saya mengucapkan selamat Hari Santri Nasional 2017, tentunya,” kata Bupati Tantri mengawali rasa penghargaannya.

Bupati Tantri menyebutkan bahwa tugas santri saat ini adalah mempertahankan kemerdekaan dengan mengisi pembangunan di segala bidang. Salah satu sumber daya yang dimiliki Kabupaten Probolinggo begitu besarnya jumlah santri yang tersebar di wilayah Kabupaten Probolinggo.

 

Baca Juga : Pimpin Pembacaan Ikrar Santri, Dhafir : Santri Harus Miliki Jiwa Patriotisme

 

“Oleh sebab itu saya berharap munculnya peran serta santri nantinya dalam membangun Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Bupati Tantri ketika ditanya media juga menjelaskan, bahwa Pemkab Probolinggo di bawah kepemimpinannya sejak empat tahun lalu telah mendorong dan memfasilitasi peran para santri.

“Kami telah membuat prioritas program yang langsung berhubungan dengan santri. Saya yakin  sumberdaya manusia dari kalangan santri akan menjadi potensi dan modal pembangunan yang signifikan bagi Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Bersama santri dan untuk santri juga, kata Bupati Tantri akan bangun ekonomi, pendidikan dan kesehatan sehingga santri kini mampu berdaya guna dan ikut serta membangun dari sisi akhlak di tengah-tengah masyarakat.

“Tentunya yang terpenting juga membangun dari sisi perekonomian dan kebudayaan Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (afu)