PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari, SE menjadi calon kuat sebagai salah satu penerima penghargaan Satya Lancana Wira Karya bidang Pemerintahan, dalam pengelolaan, pengembangan dan pembangunan kelautan tahun 2017.

Hal ini disampaikan oleh Achmad Gestiadi, salah satu tim penilai dari Kemendagri saat mengunjungi lokasi wisata bahari ekowisata mangrove Pantai Duta,  Kamis (30/8) siang.

Sebagaimana diketahui sebelumnya bahwa penerimaan Satya Lencana Wirakarya itu sendiri diberikan kepada 12 penerima. Dengan rincian 4 propinsi, 2 kota dan 6 kabupaten. Sedangkan Di Provinsi Jawa Timur sendiri hanya Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Pacitan.

Setelah mendengarkan paparan tim Pokja Kabupaten Probolinggo, tim penilai dari Kemendagri dan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) turun langsung ke lapangan untuk memastikan beberapa indikator  yang menjadi syarat pengusulan tersebut terpenuhi dengan mengunjungi beberapa lokasi yang merupakan poin utama dalam penilaian mereka.

Beberapa lokasi tersebut antara lain melihat adanya Coldatorage di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Instalasi Pelabuhan Perikanan (IPP) Paiton, tempat pengolahan silase ikan dan pengeringan ikan di Desa Sumberanyar serta areal Mangrove di Pantai Duta Desa Randu Tatah Paiton.

Kunjungan penilaian ini disambut baik oleh beberapa ketua kelompok nelayan di lokasi TPI Paiton. Hendri Firdaus, Ketua Tim penilai menyempatkan untuk menyapa dan  berdiskusi singkat dengan mereka. “Kedatangan kami ini untuk melihat apa yang sudah Bupati lakukan untuk masyarakat nelayannya dan menilai sejauh mana proses pelelangan ikan disini,” sapa Hendri.

Dari diskusi singkat itu didapat informasi keluhan masyarakat tentang masuknya pasir sehingga menimbulkan pendangkalan pada kolam labuh kapal.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi yang turut mendampingi tim penilaian menegaskan bahwa hal itu merupakan fenomena alam yang biasa disebut arus sedimentasi. “Hal ini sedang kami pelajari dengan dinas terkait untuk nantinya di dapat cara dan penanganan yang tepat yang nantinya pasti akan kita aplikasikan dalam penyempurnaan pelabuhan disini,” tegasnya.

Setelah dari TPI dan IPP Paiton,  tim bergeser ke pusat pembuatan silase (tepung ikan) dan pengolahan ikan kering, milik warga yang merupakan binaan Diskan Kabupaten Probolinggo yang cukup banyak menyerap tenaga kerja dan hasil tangkapan ikan nelayan lokal.

Titik terakhir lokasi penilaian hari itu adalah di Pantai Duta, tim penilaian disini cukup dibuat takjub atas pesona Pantai Duta dengan suasana hijau ekowisata hutan mangrove yang rapat dan cemara laut di sekeliling bibir pantai Duta.

“Setelah melihat fakta yang ada dan dengan apa yang telah kami dengar melalui paparan,  ada kerja nyata dari Kabupaten Probolinggo. Saya rasa Kabupaten Probolinggo bisa menjadi pertimbangan untuk bisa diberikan tanda penghargaan kehormatan Satya Lancana Wira Karya,  sudah kita lihat sendiri di lapangan baik fisik maupun masyarakat yang mana semuanya sama -sama bersinergi dalam pembangunan kelautan,” tandas Gestiadi. (ufa)