Share

BONDOWOSO – Pemerintahan desa merupakan ujung tombak pembangunan. Oleh karenanya, penting bagi seluruh Kepala Desa untuk tetap menjaga kekompakan dalam membangun Bondowoso bersama-sama.

“Saya ingin membangun Bondowoso bersama-sama. Pemerintahan desa adalah ujung tombak pembangunan,” ungkap Bupati Salwa Arifin saat memberikan sambutan dalam Kunjungan Kerja Pembinaan DD/ADD di Kecamatan Bondowoso, Kamis (8/11).

Ia menceritakan, dalam kunjungannya ke Kecamatan Tamanan beberapa waktu lalu justru sebagian Kades ada yang enggan mengikuti kegiatan kunker. Alasannya, khawatir karena adanya ancaman.

“Pas saya tanya, kenapa kok takut? Karena diancam. Sapa yang ancam?  Jawabnya tidak tau. Mungkin ada misskomunikasi. Sehingga takut karena ada ancaman. Makanya saya tegaskan bahwa Saya sebagai Bupati tidak pernah mengancam pada siapapun saja,” tutur Bupati Salwa usai mengabsen puluhan kades dari lima kecamatan, Bondowoso, Curahdami, Tamankrocok, Tenggarang dan Wonosari.

Setelah penegasan inilah, Bupati Salwa mengajak seluruh kepala desa untuk menyatukan pikiran, gerak langkah bersama-sama membangun Bondowoso untuk mensejahterahkan masyarakat.

“Terima kasih banyak yang kompak ini,” urainya.

Bupati kelahiran Bondowoso itu pun, menerangkan bahwa dirinya tak pernah menyalahkan kepada orang yang tidak mendukungnya kemarin. Karena, kata Bupati Salwa, Pilkada, Pileg, Pilpres semuanya adalah proses demokrasi. Sehingga, tidak benar jika ada oknum menyalahkan karena beda pilihan.

 

Baca JugaBupati Salwa Sebut DDTermin ke-3 Cair Minggu Ini

 

“Saya tidak menyalahkan, tapi jangan berbuat kesalahan. Ayo kekompakan yang harus kita bangun. Saya harapkan pemerintahan desa mendukung pemerintahan daerah sekarang,” kata Bupati Salwa.

Tak kalah penting, Bupati Salwa, juga meminta kepada seluruh Kades agar tak pandang bulu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tak terkecuali, masyarakat yang tidak mendukung.

“Pelayanan harus sama, jangan hanya yang mendukung, tapi yang tidak mendukung juga harus dilayani. Karena hakikat pimpinan adalah pelayan,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut Bupati Salwa juga paparkan tentang DD/ADD. Mulai dari perbedaan DD/ADD, pengalokasian dan berbagai tentang dana desa. (Och)