Share

BONDOWOSO – Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin melepas tujuh ribu peserta Jakasopan (Jalan Kaki Bondowoso Dadapan) 2018 di Alun-alun Ki Bagus Asra, Minggu (04/11). Dalam kesempatan itu, Bupati Salwa meminta agar Jaka Sopan tidak hanya dijadikan sebagai ajang olah raga saja, tapi juga dijadikan sebagai sarana silaturahmi antar sesama warga Bondowoso.

“Saya mengajak masyarakat, mari jadikan Jakasopan sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi sehingga tercipta hubungan yang baik antar warga Bondowoso,” ungkapnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Salwa Arifin mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada PP. Al-Islah dan KBTNI (Keluarga Besar Tentara Nasional Indonesia) Kabupaten Bondowoso selaku pelaksana acara. Ia berharap kegiatan yang diikuti ribuan peserta itu dapat menjadi rangsangan agar warga Bondowoso agar gemar berolahraga. Untuk itu, Bupati Salwa menyarankan agar kegiatan tahunan itu terus dilakukan.

“Pemerintah menyambut baik dan mengapresiasi terhadap penyeleggara Jakasopan ini. Perlu diingatkan bahwa olahraga trasisional iji dapat menjadi kesempatan masyarakat untuk senang berolahraga. Karena olahraga dapat membugarkan badan,” tambahnya.

Pantauan Memo Indonesia di lapangan, Jakasopan 2018 diikuti oleh berbagai usia dan kalangan. Mulai usia remaja hingga orang tua, kemudian juga dari beberapa komunitas. Ribuan peserta itu dilepas di depan Monumen Gerbong Maut, dan finish di Pondek Pesantren Al-Islah Dadapan. Peserta akan menempuh rute sejauh 7 kilometer.

Turut hadir dalam pelepasan tersebut, Plt Sekda Karna Suswandi, Titik Soeharto, dan beberapa undangan lain. (abr)