Share

BONDOWOSO – Bupati Salwa Arifin memimpin upacara peringatan HUT TNI 73, di Alun-alun Ki Bagus Asra, Jum’at (5/10).

Bupati Salwa tiba di lokasi sekitar pukul 07.45 di dampingi oleh Ibu Siti Maumunah Salwa Arifin.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Salwa Arifin dengan didampingi oleh Komandan Kodim 0822 sempat melakukan Sidak Prajurit dengan menaiki mobil. Usai itu, seremonial upacara pun dilanjutkan.

Adapun saat bertindak sebagai Inspektur upacara, Bupati Salwa Arifin didapuk untuk membacakan amanat Panglima TNI.

Berdasarkan amanat tersebut, Ia menerangkan bahwa tema HUT TNI ke-73 ini “Profesionalisme TNI untuk Rakyat” yang mengandung makna TNI yang senantiasa harus meningkatkan profesionalismenya melalui berbagai pendidikan, latian, persenjataan, alusista.

“Serta dipenuhi kesejahteraanya oleh negara adalah semata-mata untuk seluruh rakyat Indonesia,” urainya.

 

Baca Juga : Kunjungi Bondowoso, Kajati Sunarta Disambut Bupati Salwa

 

Di samping itu, tantangan tugas TNI saat ini maupun kedepan semakin kompleks, perkembangan politik, ekonomi dan teknologi global telah menciptakan ruang atau dimensi dan motede peperangan baru. Belum lagi, kita harus menghadapi gejolak-gejolak  alam yang terjadi akhir-akhir ini.

“Oleh karenanya yang merupakan tugas TNI selain perang  yaitu membantu pemerintah menanggulangi bencana yang terjadi,” ujar Bupati Salwa.

Lebih jauh, Ia membacakan amanat tersebut, bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan pengamanan pemilihan legislatif dan pemilihan  presiden  tahun 2019. Maka, TNI berkomitmen untuk terus menjaga  netralitas dengan tekad untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menjadi benteng bagi keutuhan NKRI.

Sementara itu, Komandan Kodim 0822 Bondowoso Letkol Inf. Tarmuji, usai upacara mengatakan, terima kasihnya atas dukungan dan partisipasi sehingga penyelanggaraan HUT TNI ke 73 bisa berjalan dengan hikmat.

“Kami mohon maaf manakala jajaran TNI di Bondowoso ini, banyak tingkah, dan tutur kata kami yang kurang berkenan di hati bapak ibu semuanya. Tentu ini menjadi evaluasi untuk terus menegakkan kedisiplinan, membina dengan baik. Sehingga profesionalisme dan kedisiplinan kami bisa ditegakkan. Sesuai dengan tema, jadi kemampuan TNI untuk rakyat, bangsa dan negara,” urainya.(och)