Share

PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo, Hj. Puput Tantriana Sari, berkomitmen dalam upaya meningkatkan produktivitas tanaman komoditi padi petani di Kabupaten Probolinggo Propinsi Jawa Timur, dengan pemberian benih padi unggul.

Hal ini di sampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Probolinggo, Ahmad Hasyim saat dikonfirmasi media, menjelaskan bahwa dengan pemberian bibit padi unggul maka hasil yang panen pasti lebih banyak lagi.

“Yang diberikan yaitu bibit benih padi unggul ataupun hibrida. Yang kedua benih tersebut diupayakan dapat meningkatkan hasil yang maksimal,” katanya saat dihubungi via HP.

Selain benih, kata Hasyim, Bupati Probolinggo dalam kebijakannya juga memberikan bantuan pupuk kepada para petani.

“Untuk pupuk yang diberikan adalah jenis pupuk organik. Sebab kami ingin sekali kembali kepada pertanian organik yang menjadikan bahan pangan kita menjadi sehat tanpa kimia,” jelasnya.

 

Baca Juga : Pusat Ternak Lebah Madu Probolinggo, Ada Di Kecamatan Lumbang

 

Dan terkait dengan adanya hama penyakit yang menyerang tanaman padi, menurut Hasyim pihaknya juga akan memberikan obat pestisida penyangga sebagai penolak penyakit.

“Ya kalau ada penyakit yang menyerang kami juga sudah menyiapkan obat pestisida yang kami sebut dengan pestisida penyangga guna untuk menyembuhkan penyakit pada tanaman tersebut. Jadi kita masih tidak bisa mengandalkan 100 persen oraginik,” jelasnya lagi.

Namun kata Hasyim, pihaknya juga memberikan obat pestisida organik selain pestisida kimia guna untuk menetralisir adanya penyakit pada tanaman.

Ada pemberian sumur bor kepada petani. Hal ini kata Hasyim diberikan pada waktu menjelang musim kemarau tahap kedua.

“Jadi tanaman padi yang kekurangan air pada musim kemarau tahap dua akan tercukupi dengan air tidak sampai tanaman itu mati,” bebernya.

Memang kedepan sistem pertanian di Kabupaten Probolinggo akan kembali kepada pertanian organik berbasis kearifan tradisional demi masyarakat Probolinggo yang sehat. (afu)